Kompas.com - 30/11/2020, 17:42 WIB
Kasim Khow (baju biru) bersama Ali Fauzi (tengah) berada di kantor Yayasan Lingkar Perdamaian di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan. KOMPAS.COM/istimewaKasim Khow (baju biru) bersama Ali Fauzi (tengah) berada di kantor Yayasan Lingkar Perdamaian di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) Ali Fauzi menawarkan kepada Kasim Khow (33) untuk bekerja di tempat usaha pengecatan truk milik temannya.

Hal itu dilakukan Ali sebagai upaya ntuk membantu Kasim dalam usahanya kembali diterima di tengah masyarakat.

Diketahui Kasim merpakan narapidana terorisme (napiter) yang divonis 3,5 tahun penjara pada Mei 2019.

Baca juga: Alasan Ali Fauzi Berani Jamin Bebas Bersyarat Napi Terorisme Kasim Khow

Kasim terbukti terlibat dalam pendistribusian bahan peledak kepada kelompok teroris di Poso.

Harusnya, Kasim bebas pada 11 Agustus 2021 dari Lapas Kelas I Surabaya Porong. Dia lalu mendapatkan remisi 6 bulan 15 hari, sehingga waktu bebas dimajukan menjadi 28 Januari 2021.

Namun, Kasim kemudian dibebaskan lebih awal lagi, karena menjalani program Cuti Menjelang Bebas (CMB).

"Saya kebetulan punya kawan yang punya usaha pengecatan truk, pengelasan, ya bengkel lah. Dia akan saya masukkan di situ," ujar Ali Fauzi saat dihubungi, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Pilkada Surabaya, Harta Kekayaan Mantan Kapolda Jatim Lebih dari Rp 29 M, Jagoan Risma Rp 3 M

Keluarga Kasim, kata Ali, yang berada di Maluku sudah menghubungi dirinya pada Minggu (29/11/2020) malam.

Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas upaya yang dilakukan oleh Ali bersama YLP.

Keluarga juga menitipkan pesan untuk menjaga Kasim agar tidak kembali terjerumus kepada komunitas lama.

Di mata Ali, sosok Kasim yang sudah bersama dirinya selama dua hari ini merupakan sosok yang supel dan cukup menikmati kebebasan yang diterimanya saat ini.

Kendati memang Kasim masih harus melalui program CMB yang disyaratkan dengan Ali sebagai pihak penjamin.

"Tadi pagi saya ajak jalan-jalan ke pasar hewan, dan dia terlihat menikmati. Bagaimana dia enjoy, gembira, yang terpenting itu ada trust, dan dia sangat percaya kepada kami yang ada di Lingkar Perdamaian," kata Ali.

Bersama dengan anggota lainnya, Ali ingin menjadikan YLP sebagai yayasan yang bergerak di bidang control flow integrity (CFI), yang coba untuk menjauhkan mantan napi terorisme dari sifat-sifat destruktif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X