Kompas.com - 30/11/2020, 17:32 WIB
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana baru-baru ini menginstruksikan pemadam kebakaran untuk menyemprotkan disinfektan di bekas gedung SMPN 3 Purbalingga yang akan digunakan sebagai ruang isolasi darurat. KOMPAS.COM/Dok Humas Pemkab PurbalinggaPenjabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana baru-baru ini menginstruksikan pemadam kebakaran untuk menyemprotkan disinfektan di bekas gedung SMPN 3 Purbalingga yang akan digunakan sebagai ruang isolasi darurat.

PURBALINGGA, KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menyiapkan bekas gedung SMPN 3 Purbalingga sebagai ruang isolasi darurat bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.

Langkah ini terpaksa dilakukan mengingat ruang isolasi di rumah sakit rujukan telah penuh.

Sementara itu ledakan kasus telah menembus angka 1.207 dengan rincian 39 orang meninggal dan 753 pasien masih dirawat.

Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 1.207, Pemkab Purbalingga Tak Terapkan Jam Malam

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Hanung Wikantono merinci, saat ini ada enam rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Purbalingga yakni RSUD Goeteng Taroenadibrata, RSUD Panti Nugroho, RS Siaga Medika, RS Harapan Ibu, RS Nirmala dan RS Ummu Hani.

“Enam RS rujukan ini total hanya memiliki ruang isolasi sebanyak 128 kamar,” ujarnya.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana mengatakan, untuk menampung pasien tanpa gejala, pemerintah sebelumnya telah menggunakan gedung Puskesmas Gambarsari.

Namun seiring penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif, gedung tersebut tidak cukup hingga akhirnya dibukalah Gedung Korpri Purbalingga sebagai ruang isolasi darurat.

“Untuk efisiensi tenaga kesehatan, sekarang kami memusatkan isolasi pasien tanpa gejala di bekas gedung SMPN 3 Purbalingga. Di lantai satu kapasitas maksimal 100 orang, baru digunakan 33,” terangnya saat jumpa pers, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Kades di Purbalingga Bawa 2 Karung Uang Koin untuk Bayar Pajak

Meskipun sudah memiliki tiga gedung untuk isolasi darurat, tapi jumlah tersebut masih belum sebanding dengan laju persebaran virus corona di Purbalingga.

Oleh karena itu, Sarwa mengarahkan sebagian besar pasien tanpa gejala dan bukan komorbid untuk menjalani karantina mandiri di rumah.

“Kalau ada warga yang menolak atau untuk menjaga anggota keluarga yang lain, baru kami tampung di eks gedung SMPN 3,” jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X