11 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Sisi Timur Ditutup 7 Hari

Kompas.com - 30/11/2020, 17:23 WIB
Suasana Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Senin (30/11/2020). Pasar ini ditutup sementara selama tujuh hari dimulai Selasa (1/12/2020) hingga Senin (7/12/2020) setelah ada 11 pedagang terkonfirmasi positif Covid-19. KOMPAS.com/LABIB ZAMANISuasana Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Senin (30/11/2020). Pasar ini ditutup sementara selama tujuh hari dimulai Selasa (1/12/2020) hingga Senin (7/12/2020) setelah ada 11 pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah menutup sementara  operasional Pasar Gede sisi timur setelah ada 11 pedagang positif Covid-19.

Berdasarkan surat edaran Pemkot Solo Nomor 067/3004, penutupan sementara operasional Pasar Gede sisi timur berlangsung selama tujuh hari, dimulai Selasa (1/12/2020).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Heru Sunardi mengatakan, awalnya ada tiga pedagang reaktif rapid test.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Solo Capai 1.000 dalam Sebulan, Wali Kota Rudy Sebut Kesadaran Warga Terapkan 3M Kurang

Kemudian pedagang itu dilanjutkan pemeriksaan swab dan hasilnya positif Covid-19.

"Setelah dilakukan tracing ternyata putusannya dari DKK (Dinas Kesehatan Kota) pagi tadi tambah delapan pedagang positif. Sehingga total ada 11 pedagang," kata Heru kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/11/2020).

Dia mengatakan penutupan sementara operasional Pasar Gede sisi timur adalah untuk memutus rantai penularan virus corona agar tidak semakin menyebar.

Kemudian pedagang Pasar Gede sisi timur melaksanakan karantina mandiri. Selama penutupan juga dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

"Sambil menunggu suratnya terbit paguyuban saya minta untuk menginformasikan kepada pedagang (Pasar Gede sisi timur) bahwa pasar itu tutup. Sehingga barang-barang yang mudah rusak hari ini sama nanti malam untuk dikeluarkan," kata dia.

Baca juga: Kasus OTG Tinggi, Ini Imbauan Wali Kota Solo Jelang Libur Akhir Tahun

Selama ditutup, kata Heru patroli dan penjagaan pasar tetap dilakukan. Pihaknya juga mengimbau pedagang selama pasar ditutup dilarang berjualan di sekitar pasar.

"Karena diamanatkan pedagang untuk melakukan karantina. Yang namanya karantina ya di rumah. Tidak berjualan di lain tempat," ungkap dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawanan Pencuri Bawa Kabur Bus Rp 1,7 Miliar, Padahal Sedang Mogok

Kawanan Pencuri Bawa Kabur Bus Rp 1,7 Miliar, Padahal Sedang Mogok

Regional
Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Regional
Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Regional
Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Regional
Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Regional
Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Regional
Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Regional
4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

Regional
Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

Regional
Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Regional
Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Regional
Polisi Hancurkan 563 Knalpot 'Racing'

Polisi Hancurkan 563 Knalpot "Racing"

Regional
Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Regional
6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X