Kasus Covid-19 Tembus 1.207, Pemkab Purbalingga Tak Terapkan Jam Malam

Kompas.com - 30/11/2020, 16:35 WIB
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana saat jumpa pers di Pendapa Dipakusuma, Senin (30/11/2020). KOMPAS.COM/Dok Humas Pemkab PurbalinggaPenjabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana saat jumpa pers di Pendapa Dipakusuma, Senin (30/11/2020).

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, saat ini menembus angka 1.207.

Meski demikian, pemerintah kabupaten (pemkab) tidak menerapkan kebijakan jam malam untuk meminimalisir kerumunan dan menekan laju penularan Covid-19.

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga Sarwa Pramana mengungkapkan, alasan tidak diterapkannya jam malam karena adanya tim sukses (timses) pasangan calon yang beraktivitas hingga larut malam.

“Kalau saya tutup, saya berlakukan jam malam, saya khawatir tidak sesuai dengan arahan presiden, apalagi ini mau Pilkada. Saya khawatir, sementara masyarakat dibatasi sampai jam 10, tapi ada timses pasangan calon yang kumpulnya sampai malam, ini kan jadi enggak bagus. Sehingga kebijakan kami tidak memberlakukan jam malam tapi memperketat protokol kesehatan,” ujar Sarwa Pramana saat jumpa pers, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Sarwa menambahkan, pihaknya hanya memperketat penerapan protokol kesehatan berupa sosialisasi melalui pengeras suara di simpang jalan, memasang spanduk imbauan, hingga meningkatkan intensitas razia protokol kesehatan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Yang paling penting adalah komitmen bersama seluruh tempat hiburan dan rekreasi, mohon untuk bisa menahan diri,” tutur Sarwa.

Selain itu, dia juga menginstruksikan kepada camat dan kepala desa untuk terus mengedukasi masyarakat.

Pasalnya, saat ini ruang isolasi Covid-19 di enam rumah sakit rujukan telah penuh.

Sehingga sebagain besar pasien tanpa gejala menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kepada para Camat dan Kepala Desa selaku ketua tim gugus tugas harus bisa mengedukasi masyarakat ketika ada isolasi mandiri untuk dikondisikan jangan dikucilkan, kearifan lokal Jogo Tonggo diaktifkan, kalau tidak bisa, lapor kabupaten untuk dikirim logistiknya,” katanya.

Baca juga: 25 Tenaga Kesehatan RSUD Purbalingga Positif Covid-19

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Regional
Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Regional
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Regional
Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X