Elf Tabrak Tronton di Tol Cipali, 10 Tewas, Ini Dugaan Sementara Polisi

Kompas.com - 30/11/2020, 12:05 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan mobil.

KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun antara dua truk tronton dan satu mobil Elf di Kilometer 78.500 Tol Cipali, Purwakarta, Jawa Barat, menelan korban jiwa 10 orang, Senin (30/11/2020).

Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan. Namun, dugaannya kecelakaan beruntun dipicu kerusakan mesin truk tronton bernomor polisi R 1857 GC.

"Jadi pertama truk tronton berhenti mendadak karena mesin, setelah itu truk tronton kedua nabrak," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi saat dihubungi, Senin.

Baca juga: Kronologi Awal Kecelakaan di Tol Cipali yang Sebabkan 10 Orang Tewas

Meninggal di lokasi

Eddy menjelaskan, delapan penumpang mobil Elf tewas di lokasi kejadian. Dua penumpang lainnya meninggal di rumah sakit.

"Korban di TKP 8 orang, lalu mendapat informasi dua lagi meninggal di rumah sakit jadi semua yang meninggal 10 orang, 1 luka berat dan satu luka ringan," katanya.

Baca juga: Gara-gara Tronton Berhenti Mendadak, 3 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipali, 10 Tewas

Kronologi

Sementara itu, dari penyelidikan sementara, kecelakaan berawal saat mobil Elf bernomor polisi G 1261 D melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Setelah itu, mobil diduga tak sempat mengindari tabrakan karena truk di depannya berhenti mendadak.

Truk tronton terdorong lalu menabrak truk tronton yang bernopol B 9010 UEJ di depannya.

Baca juga: Fakta di Balik Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Mobil Elf Tabrak Tronton, 10 Tewas

Identitas korban

Polisi berhasil mengidentifikasi sebagain korban tewas. Berikut ini identitasnya:

1. Kiswoyo (47) pengemudi Elf yang merupakan warga Pemalang
2. Ehwan Setiawan (43) warga Pekalongan
3. Afrizal (45) asal Tanah Datar
4. Vina (25) asal Pekalongan
5. Sumitri (60) asal Pemalang
6. Saepudin (41) asal Pekalongan
7. Sudirjo (46) asal Pemalang
8. Rasbowibowo (55) asal Pekalongan.

Eddy menjelaskan, ada satu korban alami luka berat dan luka ringan.

"Lainnya masih identifikasi," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi, melalui pesan singkatnya.

(Penulis: Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor: Aprillia Ika)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X