Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Banyumas: Semua RS Penuh

Kompas.com - 30/11/2020, 11:53 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di (TPST) Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (24/11/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di (TPST) Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (24/11/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Tempat tidur ruang isolasi pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah penuh.

"Di Banyumas tempat tidur sampai dengan sekarang tidak ada, nol. Rumah sakit semuanya penuh," kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (30/11/2020).

Untuk itu, Husein telah meminta direktur rumah sakit di Banyumas untuk memindahkan pasien Covid-19 yang kondisinya telah membaik ke tempat karantina yang telah disediakan pemkab.

"Kami sudah minta direktur rumah sakit untuk mengeluarkan pasien yang sekiranya kondisinya baik, tidak berbahaya, untuk masuk ke rumah karantina. Kita siapkan seluruhnya 450 kamar," ujar Husein.

Baca juga: Kantor Ditutup, Seluruh ASN di Banyumas Diterjunkan ke Rumah Warga Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Pemkab menyiapkan empat rumah karantina di kawasan wisata Baturraden, yaitu Balai Diklat, Wisma Wijayakusuma, Pondok Slamet, dan Hotel Rosenda.

"Kita ingin yang (gejala) ringan-ringan pindahin saja, sehingga yang antre di rumah sakit bisa masuk. Kemarin yang sudah berjalan dan tidak ada antrean di RS Margono Soekarjo, RSUD Banyumas dan RSUD Ajibarang," kata Husein.

Namun pagi ini, antrean pasien Covid-19 kembali terjadi di RSUD Banyumas. Pasalnya lebih banyak pasien yang masuk daripada pasien yang keluar dari rumah sakit.

Berdasarkan data di laman kasus terkonfirmasi Covid-19 mencapai 1.485 orang. Rinciannya, 868 orang sembuh, 182 dirawat di rumah sakit, 69 orang isolasi khusus, 375 orang isolasi mandiri dan 60 orang meninggal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X