Kompas.com - 30/11/2020, 05:46 WIB
Ilustrasi briket batok kelapa. KOMPAS.COM/FARIDAIlustrasi briket batok kelapa.

SEMARANG, KOMPAS.com - Bahan baku briket arang tempurung kelapa di Jawa Tengah mulai menipis seiring kebutuhan yang semakin meningkat.

Selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan, coconut charcoal ini bisa menjadi bahan bakar alternatif yang efektif dan efisien.

Tak heran jika briket arang tempurung kelapa ini digemari oleh masyarakat hingga mancanegara.

Baca juga: Belajar di Internet, Pemuda Karawang Sukses Jual Briket Tempurung Kelapa hingga Eropa dan Timur Tengah

Namun, seiring permintaan briket arang yang semakin tinggi, muncul permasalahan kelangkaan bahan baku.

"Bahan baku yang mulai langka ini menjadi hambatan yang sangat utama karena kelapa butir (utuh) di ekspor secara berlebihan, sehingga menyebabkan produksi briket tidak bisa berjalan sesuai permintaan," kata Ketua Umum Himpunan Pengusaha Briket Arang Kelapa Indonesia (HIPBAKI) Basuki, Minggu (29/11/2020).

Menurutnya, krisis bahan baku tersebut mengakibatkan perusahaan berhenti beroperasi sehingga berdampak pada tenaga kerja yang dirumahkan.

"Secara otomatis tenaga kerja mengalami penurunan pendapatan bahkan cendurung dirumahkan atau diliburkan sehingga berdampak pada pengangguran," ucapnya.

Baca juga: Pemprov Jateng Minta Perusahaan Swasta Serap Briket Hasil Produksi RDF Cilacap

Selain itu, pengiriman produk briket arang kelapa untuk ekspor dengan tujuan ke beberapa negara juga mengalami kendala selama beberapa bulan terakhir.

"Pihak shipping tidak mau mengangkut produksi tersebut dengan alasan yang tidak jelas. Sehingga terdapat penumpukan produk briket di pergudangan pabrik masing-masing, sehingga berakibat perputaran uang sangat sulit," ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X