Kompas.com - 29/11/2020, 19:51 WIB
Ilustrasi dokter yang menangani pasien virus corona: The PaperIlustrasi dokter yang menangani pasien virus corona:

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 22 tenaga kesehatan (nakes) beserta 7 dokter, dan 9 koas yang bertugas di RSUD Kota Yogyakarta terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka yang terpapar sehari-harinya bertugas merawat pasien Covid-19.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, pelayanan di rumah sakit tersebut masih berjalan normal walaupun terdapat nakes dan dokter yang terpapar.

"Untuk layanan rumah sakit tidak ada masalah, tetap berjalan terus. Sebab yang terkena adalah area Covid, sehingga masih ada dokter dan nakes lain yang bisa memberikan layanan kesehatan," kata Heroe melalui keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Lanjut Heroe, pemeriksaan dilakukan pada minggu lalu dan hasilnya baru keluar pada dua hari yang lalu.

Nakes dan dokter yang terpapar Covid-19 di RSUD Kota Yogyakarta adalah hasil dari pemindaian (screening) yang dilakukan kepada 228 nakes dan dokter.

"Mereka tugas di perawatan Covid-19. Jadi, mereka yang kita screening itu kalau bahasa rumah sakit, yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19. Yang 228 itu adalah mereka yang bersentuhan langsung," jelasnya.

Namun hingga sekarang pihaknya belum mengetahui sumber penularan Covid-19 ke nakes dan dokter tersebut.

Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemindaian lanjutan untuk melacak kontak erat.

"Penyebabnya dari mana masih dianalisis, dan screening lanjutan untuk kontak erat dengan nakes tersebut sedang dilakukan," kata Heroe.

"Kita kan selektif ya, screening kita lakukan pada mereka yang menangani langsung. Begitu juga di faskes lain, puskesmas sudah dilakukan lebih dahulu," ucap dia.

Baca juga: Muncul Kasus Covid-19 dari 2 Sekolah di Yogyakarta, Puluhan Orang Tes Swab

Disebutkan kondisi para nakes yang terpapar Covid-19 termasuk orang tanpa gejala (OTG) dan sebagian melakukan isolasi di RSUD. Sedangkan sebagian lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Para nakes itu semua melakukan isolasi mandiri. Beberapa di antaranya masuk shelter di RS Yogyakarta, sebagian lainnya isolasi mandiri di rumah masing-masing," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X