Sebelum Ditangkap KPK, Wali Kota Cimahi Sempat Beraktivitas Kedinasan

Kompas.com - 27/11/2020, 17:21 WIB
Ilustrasi KPK. Tribun Jabar/Gani KurniawanIlustrasi KPK.

CIMAHI, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan menyampaikan hingga saat ini belum ada kejelasan terkait kasus yang menjerat Wali Kota Cimahi Ajay Supriatna yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Jumat (27/11/2020).

"Sejauh ini saya belum mendapatkan informasi apa pun. Kita pun sedang menunggu kepastiannya, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita mendapatkan konfirmasi dari pihak-pihak terkait," kata Dikdik di kantor Pemkot Cimahi, Jumat siang.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK, Diduga Korupsi Terkait Pembangunan Rumah Sakit

Lebih lanjut Dikdik menjelaskan, pagi ini sebelum kabar ditangkapnya Wali Kota Cimahi oleh KPK beredar, Ajay sempat menjalankan kegiatan kedinasan.

"Tadi pagi pak wali beraktivitas ke lapangan, setelah itu menjelang jumatan kita belum bisa menghubungi beliau lagi," sambung Dikdik.

Menurut Dikdik, agenda kegiatan kedinasan yang hingga hari ini belum jelas apakah akan dihadiri Ajay adalag rapat pembahasan dengan DPRD Kota Cimahi,"

"Direncanakan sore ini akan rapat paripurna. Jadi itu yang mungkin menunggu kepastian pak wali kota apakah beliau bisa hadir atau tidak," bebernya.

Dikdik menegaskan bahwa sampai saat ini Ajay masih sulit untuk dihubungi. Meski demikian, dia belum bisa memastikan kebenaran Ajay telah dibawa oleh pihak KPK ke Jakarta.

"Saya coba kontak ke nomor beliau dan memang sulit untuk dihubungi," tandasnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (27/11/2020).

Baca juga: OTT, KPK Tangkap Wali Kota Cimahi

Kali ini, KPK menangkap Wali Kota CimahiAjay Muhammad Priatna.

"Benar (KPK menangkap Wali Kota Cimahi)," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Jumat siang.

Sejauh ini belum ada informasi resmi terkait dugaan korupsi yang menjerat Ajay.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X