Kompas.com - 27/11/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi mayat bayi KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIIlustrasi mayat bayi

BANDUNG, KOMPAS.com - Janin bayi perempuan ditemukan tak bernyawa di sebuah masjid di Pondok Pesantren di Jalan Sumbersari, Kecamatan Cisaranten Kulon, Kota Bandung, Jumat (27/11/2020) subuh tadi.

Janin dalam kantong plastik hitam itu tersebut ditemukan menggantung di gagang pintu masjid.

Kapolsek Arcamanik Kompol Deny Rahmanto membenarkan adanya temuan mayat janin itu. Memang saat ditemukan, janin tersebut dalam kondisi tak bernyawa.

Baca juga: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Pihak ponpes pun tak mengetahui asal usul janin itu. Namun, menurut saksi, saat awal masuk ke masjid, kantong plastik berisi janin itu belum ada. Polisi menduga mayat janin disimpan saat dini hari.

"Kemungkinan saat dini hari pelaku menyimpan janin," ucap Deny dalam pesan singkatnya, Jumat (27/11/2020)

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Nurul Amanah Samsul Arifin mengatakan saat hendak shalat berjemaah, dirinya melihat ada kantong plastik hitam menggantung di gagang pintu masjid.

Awalnya ia menduga isinya adalah makanan, akan tetapi setelah dibuka ternyata terdapat kain dan darah.

"Saya pikir makanan, setelah dibuka ada darah dan kain. Udah curiga ini bayi tapi nggak berani buka takut mual," ucapnya.

Samsul menduga, pelaku meletakkan bayi di gagang pintu pada dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Pasalnya ketika pukul 03.00 WIB pengurus masjid yang datang ke lokasi tak melihat adanya kantong plastik hitam di gagang pintu masjid.

Tak ada kamera pengawas di lingkungan pesantren dan masjid tersebut.

Saat dini hari pagar dalam keadaan terkunci gembok, kuat dugaan pelaku memanjat pagar dan masuk lalu meletakkannya di gagang pintu masjid.

Baca juga: Bersihkan Kali Mookevart, Petugas Temukan Mayat Bayi Dalam Plastik

Peristiwa ini pertama kalinya terjadi di lingkungan masjid. Mendapatkan temuan mayat bayi, Samsul kemudian melaporkannya ke polisi.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku yang tega melakukan hal tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X