Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Kompas.com - 27/11/2020, 15:57 WIB
Kepolisian Polres Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (27/11/2020) mengamankan belasan ribu butir THD yang dipesan secara daring oleh seorang pengedar MUH. AMRAN AMIRKepolisian Polres Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (27/11/2020) mengamankan belasan ribu butir THD yang dipesan secara daring oleh seorang pengedar

PALOPO, KOMPAS.com–Polisi menangkap AH (26) karena diduga menjual obat jenis Tramadol dan Trihexyphenidyl atau THD tanpa izin.

AH diduga mengedarkan obat keras itu ke sejumlah daerah di Sulawesi Selatan seperti Kota Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur.

Wakapolres Palopo Kompol Budi Gunawan mengatakan, AH mengedarkan dagangannya lewat e-commerce.

Baca juga: Ada Penjual Tramadol di Platformnya, Ini yang Dilakukan Lazada

"Tersangka mendapatkan obat tersebut dengan cara memesan secara daring melalui salah satu toko online menggunakan akun sahabatku75, seharga Rp 2.341.650. Lalu menjual barang tersebut di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan untuk mendapatkan keuntungan besar," kata Budi saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Selain menangkap AH, polisi juga menyita 16.000 THD dan 50 butir Tramadol. Uang sebesar Rp 900.000 yang merupakan hasil penjualan obat-obatan itu ikut disita.

Kasat Narkoba Polres Palopo AKP Zainuddin menyebut, tersangka ditangkap di Perumahan Graha Jannah Permai, Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo pada Rabu (25/11/2020) sekitar 11.00 Wita.

Penangkapan berlangsung setelah polisi menerima laporan warga.

Baca juga: Polisi Sebut Pelaku Minum Tramadol Sebelum Menjambret agar Lebih Berani

Saat ini, polisi sedang mendalami transaksi yang dilakukan AH untuk menyelidiki kemungkinan adanya jaringan penjualan obat keras tanpa izin. 

“Tersangka terancam pasal 196 subsider pasal 107 jo pasal 98 ayat 2 dan 3 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” tutur Zainuddin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Regional
Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Regional
Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Regional
Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Regional
Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Regional
Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Regional
Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X