Kompas.com - 27/11/2020, 12:25 WIB
Ribuan nelayan KJA di Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat menolak rencana penertiban yang akan dilakukan Satpol PP Sumedang, Sabtu (28/11/2020) besok. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHRibuan nelayan KJA di Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat menolak rencana penertiban yang akan dilakukan Satpol PP Sumedang, Sabtu (28/11/2020) besok. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Nelayan keramba jaring apung (KJA) Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menolak rencana Pemkab Sumedang menertibkan tempat budidaya ikan di wilayah perairan Waduk Jatigede.

Rencananya, penertiban KJA dilaksanakan Satpol PP Sumedang dibantu unsur TNI/Polri pada Sabtu (28/11/2020) besok.

Ketua Aliansi Masyarakat Waduk Jatigede (AMWJ) Mahmudin mengatakan, menolak adanya rencana penertiban KJA tersebut dan meminta pemerintah mengkaji ulang rencana penertiban tersebut.

Penolakan terhadap rencana penertiban KJA ini, kata Mahmudin, merupakan aspirasi dari warga dampak Waduk Jatigede.

Baca juga: Geliat Wisata Sumedang, Naik Bus Tampomas Bisa Ziarah ke Makam Marongge hingga Waduk Jatigede

Meliputi wilayah Kecamatan Darmaraja, Wado, Jatigede, Jatinunggal, dan Cisitu, yang kini beraktivitas budidaya ikan KJA.

"Ada 1.000 warga (terdampak Jatigede) yang kini mengandalkan pendapatan dari budidaya KJA. Kalau KJA ditertibkan, ini tentunya akan memutus pendapatan ekonomi kami yang berusaha di KJA," ujar Mahmudin kepada Kompas.com di Kecamatan Darmaraja, Jumat (27/11/2020).

Mahmudin menuturkan, reaksi nelayan KJA ini berawal dari beredarnya surat dari Satpol PP Sumedang terkait rencana penertiban KJA di wilayah perairan Waduk Jatigede.

Mahmudin menyebutkan, melalui AMWJ, nelayan KJA juga telah berupaya melayangkan surat keberatan terkait penertiban KJA ini kepada bupati Sumedang sebanyak dua kali, tapi tidak direspons.

Selain itu, kata Mahmudin, pihaknya juga telah melakukan langkah persuasif dengan menemui sejumlah unsur terkait.

Seperti pemerintah kecamatan hingga DPRD Sumedang untuk bisa memberikan kebijakan bagi para pelaku KJA.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X