Kasus Covid-19 di Banyumas Naik, Obyek Wisata Baturraden Kembali Ditutup

Kompas.com - 27/11/2020, 09:48 WIB
Pintu masuk Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. -Pintu masuk Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Setelah sempat dibuka selama kurang lebih empat bulan, obyek wisata Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali ditutup.

Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya peningkatan kasus virus corona ( Covid-19) di Kabupaten Banyumas sejak beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas Asis Kusumandani mengatakan, penutupan telah dilakukan sejak Kamis (26/11/2020) hingga 10 Desember mendatang.

"Obyek wisata yang milik pemerintah kabupaten sudah ditutup, salah satunya Lokawisata Baturraden," kata Asis saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Besok, Lokawisata Baturraden Kembali Dibuka, Pemesanan Tiket Melalui Online

Selain Lokawisata Baturraden, pemkab juga telah menutup Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan dan Bale Kemambang.

Asis berharap, Lokawisata Baturraden yang menjadi obyek wisata unggulan di Banyumas ini dapat dibuka kembali pada akhir tahun ini.

"Harapannya begitu, kalau Covid-19 terkendali. Kalau tidak terkendali, mungkin kebijakan Pak Bupati akan diperpanjang. Kami belum tahu, menunggu kebijakan bupati," ujar Asis.

Meski Lokawisata Baturraden ditutup, kata Asis, masih terdapat beberapa obyek wisata alternatif di kaki Gunung Slamet itu yang bisa dikunjungi wisatawan.

Asis menambahkan, pihaknya juga telah membuat surat edaran kepada seluruh pengelola obyek wisata, baik yang dikelola swasta maupun desa wisata.

"Kami mengingatkan kembali agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya obyek wisata, tapi juga jasa usaha wisata," kata Asis.

Baca juga: Obyek Wisata Baturraden Kembali Buka Mulai Besok, Pengunjung Dibatasi 500 Orang

Diberitakan sebelumnya, setelah sempat dilonggarkan, Pemkab Banyumas akan kembali memperketat kegiatan masyarakat.

Hal itu menyusul kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang cukup signifikan pada bulan November ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X