Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Kompas.com - 26/11/2020, 23:51 WIB
Suasana Debat Pilkada Wonogiri yang menghadirkan dua paslon Hartanto-Joko Purnomo dan Joko Sutopo-Setyo Sukarno KOMPAS.COM/Screenshot KompasnTVSuasana Debat Pilkada Wonogiri yang menghadirkan dua paslon Hartanto-Joko Purnomo dan Joko Sutopo-Setyo Sukarno

WONOGIRI, KOMPAS.com - Pasangan nomer urut satu Hartano-Joko Purnomo menyoroti soal sulitnya investor berinvestasi di bumi gaplek dalam debat Pilkada Wonogiri yang digelar KPU di Hotel Best Western Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (26/11/2020).

“Selama ini memang investasi agak sulit masuk di Wonogiri. Apa ini karena kurang promosi. Saya tidak tahu. Mohon dijelaskan kenapa investasi ini kok sulit masuk di Wonogiri,” ujar Hartanto, calon bupati paslon nomer urut satu.

Calon bupati nomor urut dua, Joko Sutopo dalam jawabannya menyatakan untuk berinvestasi membutuhkan kepastian.

Saat tidak ada kepatuhan dan ketaatan pada regulasi yang ada pasti tidak akan berjalan investasi di Wonogiri.

“Kalau kami menghambat investasi gampang. Era sekarang era transparasi ada ombudsman dan ada ruang pendampingan terselenggaranya pemerintahan yang transparan,” kata Jekek.

Baca juga: Jelang Debat Pilkada, Cawabup Lamongan Nomor Urut 2 Positif Covid-19

Jekek selaku calon petahana mengatakan kalau investor tidak bisa berinvestasi di Wonogiri dipastikan yang bersangkutan tidak bisa memenuhi prasyarat yang ada .

Terhadap jawaban itu, Hartanto dalam sesi tanya jawab langsung ke paslon nomer urut dua kembali menanyakan agak sulitnya mendapatkan ijin usaha di Kabupaten Wonogiri.

Jekek mengatakan pemerintah tidak memiliki otoritas untuk mempersulit perijinan. Apalagi saat pemerintah pusat memprioritaskan untuk memberikan kemudahan perijinan bagi orang yang ingin berinvestasi.

“Kalau memang ada indikasi pihak-pihak yang mempersulit investasi dan perijinan ada jalur-jalur yang bisa ditempuh,” kata Jekek.

Baca juga: Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Jekek menegaskan, bila seluruh prasyarat terpenuhi maka siapapun berhak untuk berinvestasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Seorang Kakek Tewas Diserang Kawanan Tawon | Suara Dentuman Misterius di Bali

[POPULER NUSANTARA] Seorang Kakek Tewas Diserang Kawanan Tawon | Suara Dentuman Misterius di Bali

Regional
'Saya Penasaran, Pesan Apa yang Ingin Disampaikan Sebelum Anak Saya Meninggal'

"Saya Penasaran, Pesan Apa yang Ingin Disampaikan Sebelum Anak Saya Meninggal"

Regional
Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Mengolah Biji Karet Jadi Makanan, Dewi Bangga Diapresiasi Presiden Jokowi

Regional
Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Regional
2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

2 Warga Sumsel Bawa 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di Sungai

Regional
Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Lagi, Anak Gugat Ibu Kandung, Tuntut Tanah yang Diklaim Hasil Selama Jadi TKW

Regional
Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Regional
Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Regional
Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Regional
Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X