Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Kompas.com - 26/11/2020, 21:49 WIB
Ilustrasi siswa dalam kelas menggunakan masker. DOK. PIXABAYIlustrasi siswa dalam kelas menggunakan masker.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Berdasarkan survei yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Probolinggo, mayoritas wali murid menginginkan belajar tatap muka digelar.

Namun, keinginan itu tak bisa dikabulkan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

Hadi tak mau mengambil risiko karena tantangan kasus Covid-19 semakin berat. Ia tak ingin ada siswa yang terpapar Covid-19.

Wali Kota Probolinggo itu menggambarkan, jika belajar tatap muka digelar dan ada satu siswa yang terkonfirmasi positif Cvoid-19, lonjakan kasus bakal terjadi.

Hal itu bakal membuat seluruh pihak kelabakan.

"Bayangkan, satu siswa diisolasi mandiri sendirian di ruangan, pasti didampingi orang tuanya. Ini akan terjadi lonjakan kasus dan berisiko menyebar," kata Hadi di rumah dinas, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Bupati Jombang Positif Covid-19, Keluarga: Kondisinya Semakin Membaik, Tinggal Pemulihan

Pemkot Probolinggo belum bisa memastikan kapan sekolah tatap muka untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) bakal digelar.

Sebab, kasus Covid-19 masih terus bertambah.

Terbaru, wakil wali kota Probolinggo HMS Subri terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Soetomo Surabaya.

Hadi memahami rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuka sekolah tatap muka pada Januari 2020. Tetapi, keputusan tetap berada di tangan pemerintah daerah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Regional
Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Regional
Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Regional
Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Regional
2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

Regional
Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Regional
Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Regional
8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

Regional
'Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon'

"Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon"

Regional
Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X