Tipu Dana Hibah ke Petani, Oknum PNS Garut Ditangkap Tim Saber Pungli

Kompas.com - 26/11/2020, 19:10 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

GARUT, KOMPAS.com – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Rabu (25/11/2020) malam diamankan Tim Saber Pungli Polda Jawa Barat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono, yang dihubungi wartawan Kamis (26/11/2020) siang membenarkan adanya OTT yang dilakukan tim saber pungli Polda Jabar terhadap satu orang oknum PNS di Bapenda Kabupaten Garut.

“Benar, itu yang amankan tim Saber Pungli Polda,” Jelas Adi kepada wartawan.

Baca juga: Seorang Pasien Covid-19 Meninggal di Gedung Isolasi, Bukan karena Virus tapi gara-gara Terpeleset

Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Muslih Hidayat yang dihubungi terpisah mengungkapkan, oknum PNS Bapenda yang diamankan Tim Saber Pungli Polda Jabar, berinisial DI. Yang bersangkutan, diamankan terkait penipuan dana bantuan hibah dari pemerintah daerah.

Menurut Muslih, korban yang diberi iming-iming bantuan dana hibah untuk kelompok tani oleh pelaku, diminta uang terlebih dahulu yang katanya digunakan untuk biaya pengurusan bantuan dan agar dananya bisa dicairkan.

Hingga saat ini, menurut Muslih pelaku yang diamankan dengan sejumlah barang bukti berupa uang tunai, masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Polres Garut, termasuk menggali jumlah korban yang diduga lebih dari satu orang.

“Uang diterima pelaku, tapi dana hibahnya tidak pernah cair,” katanya.

Baca juga: TNI Tangkap 3 Pria yang Berencana Bawa Kabur 2 Perempuan Rohingya

Dihubungi terpisah, Pelaksana Teknis (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Yusef Sulaeman membenarkan jika salahsatu staf di kantor yang dipimpinnya diamankan oleh Tim Saber Pungli Polda Jabar.

Meski demikian, menurut Yusef perbuatan yang dilakukan oleh stafnya tersebut, tidak ada kaitannya dengan tugas pokok dan fungsi yang melekat pada dirinya sebagai staf Bapenda Kabupaten Garut.

“Perbuatannya tidak ada hubungannya dengan tupoksi dia Bapenda,” kata Yusef saat dihubungi wartawan Kamis (26/11/2020) siang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X