TNI Tangkap 3 Pria yang Berencana Bawa Kabur 2 Perempuan Rohingya

Kompas.com - 26/11/2020, 19:00 WIB
Polisi memperlihatkan tersangka perdagangan warga Rohingya di Mapolres Lhokseumawe, Minggu (22/11/2020) KOMPAS.com/MASRIADI Polisi memperlihatkan tersangka perdagangan warga Rohingya di Mapolres Lhokseumawe, Minggu (22/11/2020)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Tim TNI yang bertugas menjaga penampungan sementara warga Rohingya di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Lhokseumawe, Kamis (26/11/2020) menangkap tiga pria diduga akan membawa kabur dua wanita Rohingya dari kamp itu.

Mereka adalah OF, pria Rohingya di kamp penampungan diduga sebagai penghubung, dan dua lainya yaitu AH (53) dan MR (52) warga Kota Langsa.

Mereka diduga sebagai jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Baca juga: Sindikat Perdagangan Warga Rohingya Ditangkap

Curiga ada Avanza terparkir

Kasus ini berawal kecurigaan petugas TNI yang menjaga kamp terhadap sebuah mobil Avanza dengan nomor polisi BK 1759 QY.

Mobil itu diparkir di halaman masjid tak jauh dari kamp tersebut.

“Awalnya petugas mencurigai mobil itu. Lalu didatangi dan diperiksa. Mereka kemudian mengaku akan membawa wanita Rohingya ke Medan seterusnya ke Malaysia,” kata Komandan Kodim 0103 Aceh Utara, Letkol ARM Oke Kriyanto, pada sejumlah wartawan di Lhokseumawe.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Perdagangan Warga Rohingya ke Malaysia

Sembunyi di semak-semak

Dia menyebutkan, setelah diintrogasi, petugas memeriksa handphone dua pria itu diketahui ada komunikasi dengan seorang anak muda berinisial OF (18) yang tinggal di dalam kamp.

“Pemuda ini lalu kita cari. Ketemu, setelah itu kita periksa sekitar lokasi," kata Oke. 

"Di semak-semak ada dua wanita yang bersembunyi. Mereka wanita Rohingya yang akan dibawa ke Medan itu,” kata Oke.

Baca juga: Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Kasus ketiga perdagangan warga Rohingya ke Malaysia

Setelah diyakini ada kesalahan, TNI lalu membawa mereka ke Kodim seterusnya diserahkan ke Polres Lhokseumawe untuk penyidikan lebih lanjut.

Kasus ini merupakan kasus ketiga TNI yang bertugas menjaga kamp menangkap pria yang akan membawa warga Rohingya ke Medan, Sumatera Utara seterusnya ke Malaysia.

“Penyelidikan dan penyidikannya akan dilakukan oleh Polres. Kita hanya menangkap,” kata Oke.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X