Kompas.com - 26/11/2020, 13:46 WIB
Ilustrasi siswa SMA ujian. KOMPAS.com/ALBERTUS ADITIlustrasi siswa SMA ujian.

WAINGAPU, KOMPAS.com - Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora mengatakan, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan para guru, perwakilan orangtua murid, dan komite sekolah pada Desember 2020.

Hal itu untuk menyikapi kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim yang memperbolehkan pembelajaran tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 atau mulai Januari 2021.

"Nanti kita coba pertemuan dengan para guru dulu. Kalau mereka jamin prokes itu bisa diterapkan, oke. Tapi kalau tidak, jangan lah," kata Gidion kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (25/11/2020).

"Itu perlu komitmen semua pihak. Semua orangtua, pemda, dan guru-guru juga perlu komitmen untuk itu. Sehingga nanti tidak akan saling menyalahkan," ujar Gidion menambahkan.

Baca juga: Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi terkait kepentingan anak, baik dari aspek pendidikan maupun aspek kesehatan.

Sementara Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumba Timur Yusuf Waluwanja sepakat dengan kebijakan Mendikbud tersebut.

"Saya mewakili PGRI Kabupaten Sumba Timur pada prinsipnya sepakat dengan kebijakan menteri pendidikan," kata Yusuf saat dihubungi melalui telepon.

Baca juga: Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

PGRI Sumba Timur sepakat dengan kebijakan tersebut karena di daerah itu belajar dari rumah tidak efektif.

Sebagian besar siswa mengalami kesulitan belajar secara daring akibat jaringan internet yang tidak merata di daerah itu.

Pemerintah daerah juga harus mempunyai strategi yang baik untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat di semua sekolah pada saat pembelajaran tatap muka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X