Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

Kompas.com - 26/11/2020, 12:00 WIB
Foto  : Para guru dan murid PLK Wairbukan, Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, pose bersama di gedung sekolah itu. Dokumen guru PLK Wairbukan Foto : Para guru dan murid PLK Wairbukan, Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, pose bersama di gedung sekolah itu.

Setiap pulang sekolah para guru harus mencari pekerjaan tambahan agar bisa menopang hidup keluarga.

2017 mendapat upah 

Para guru di PLK Wairbukan baru mendapat sedikit upah mulai tahun 2017.

Di tahun itu, PLK Wairbukan sudah mendapatkan dana BOS. Besaran dana BOS juga kecil disebabkan jumlah siswa yang sangat sedikit.

“Dari dana BOS yang ada, kami bagi-bagi dari beberapa persen. Kami sembilan orang dapat Rp 150.000 per bulan. Itu mulai dari tahun 2017 sampai sekarang. Biar kecil yang penting ada,” ungkap Oktavia.

Di PLK hanya ada dana BOS, tidak ada sumber dana lain seperti uang komite di sekolah pada umumnya. Di sekolah itu memang tidak diizinkan untuk memungut dana dari masyarakat.

Menyusuri hutan dan menyeberangi sungai

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PLK Wairbukan terletak di kawan hutan lindung Egon Ilimedo. Setiap hari, dia dan guru lainya harus berjalan kaki menyusuri jalan tanah yang sempit di kawasan hutan lindung menuju sekolah.

Kontur mendaki membuat mereka berpeluh keringat. Mereka berjalan kaki sekitar 2 kilometer setiap harinya untuk bisa sampai di lokasi sekolah.

Di hutan itu juga ada kali yang harus diseberangi.

“Kalau hujan deras, kami lihat dulu arus kali. Kalau tidak bisa berarti berhenti dan balik lagi ke rumah. Kadang kami tunggu air surut baru lanjut. Kalau kami tidak ke sekolah saat hujan, anak-anak dan orangtua mengerti juga,” ungkap Oktavia.

“Tidak hanya kendala di kali, jalan tanah juga licin. Terkadang kami sering jatuh karena tanah licin. Kalau musim hujan setengah mati,” sambung Oktavia.

Oktavia berharap, pemerintah bisa memikirkan kebijakan khusus untuk memperhatikan nasib guru honorer di pendidikan layanan khusus (PLK).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.