Kompas.com - 26/11/2020, 11:25 WIB
Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah saat menghadiri acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik secara virtual, Rabu (25/11/2020). DOK. Humas BabelGubernur Bangka Belitung Abdul Fatah saat menghadiri acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik secara virtual, Rabu (25/11/2020).

Oleh karenanya, lanjut Abdul, capaian ini harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan.

“Dengan begitu, ketersediaan dan kemudahan masyarakat memperoleh informasi akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun Babel,” ujarnya.

Kepatuhan badan publik masih sangat rendah

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Nayarana mengatakan, mayoritas 254 badan publik atau sekitar 72,99 persen masih sangat rendah kepatuhannya dalam melakukan keterbukaan informasi publik.

“Data ini didapat dari 348 badan publik yang dimonitoring dan dievaluasi sepanjang 2020,” ujar Nayarana.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari 245 badan publik tersebut dibagi menjadi beberapa kategori.

“Kategori itu diantaranya, 61 badan publik masuk kategori cukup informatif, 47 badan publik masuk kategori kurang informatif, sedangkan 146 badan publik masuk dalam kategori yang tidak informatif,” jelas Nayarana.

Baca juga: Babel Sukses Tingkatkan Indikator Kesejahteraan di Tengah Pandemi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nayarana menyampaikan, meskipun banyak badan publik yang tidak informatif, namun tak sedikit yang telah berupaya meningkatkan pelayanan keterbukaan informasi publiknya.

Lebih lanjut, ia turut menjabarkan predikat perolehan nilai yang didapat dari beberapa provinsi di Indonesia.

"Nilai tertinggi diperoleh Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dengan nilai 99,15, disusul posisi kedua Pemprov Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta 99,07. Ketiga, Pemprov Jawa Barat (Jabar) dengan nilai 98,15,” ujar Nayarana.

Baca juga: Ikuti Arahan Mendes PDTT, Babel akan Awasi Penggunaan Dana Desa

Keempat, lanjut dia, ada Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan nilai 97,29. Kelima, Aceh dengan nilai 96,7 dan keenam Pemprov Banten dengan nilai 96,01.

“Sementara itu tiga provinsi di bawah Babel, yakni Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) dengan nilai 94,40, Pemprov Daerah Istimewa (DIY) Yogyakarta mendapatkan nilai 93,83, sedangkan Pemprov Bali meraih nilai 92,20,” jelas Nayarana.

Terkait nominasi yang masuk dalam kategori informatif, Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Ma'ruf Amin mengucapkan selamat kepada provinsi maupun lembaga tersebut.

Baca juga: Gubernur Erzaldi Harap Pertumbuhan Ekonomi Babel Stabil di Angka 3-4 Persen

Menurut Ma’ruf, pencapaian yang mereka dapat perlu dipertahankan.

“Sedangkan bagi lembaga yang masih berada di bawah kategori tersebut diimbau segera melakukan akselerasi dalam bidang keterbukaan informasi publik,” ujar Ma’ruf yang ikut hadir dalam penganugerahan.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.