Modus Pulsa Gratis, Dana Rp 101 Juta di Rekening Ayu Raib, Ini Ceritanya

Kompas.com - 26/11/2020, 10:30 WIB
Ilustrasi penipuan di tengah pandemi Covid-19. (Dok. Kredivo) Ilustrasi penipuan di tengah pandemi Covid-19.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gara-gara modus pulsa gratis, Ayu Kartika (35) warag Jalan Kelor, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang harus kehilangan dana Rp 101,5 juta yang ada di rekeningnya.

Ayu bercerita peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/11/202020).

Saat itu ia menerima telepon darri nomor 082181497264 yang mengaku pegawai dari salah satu bank.

Penelpon mengatakan jika Ayu akan menerima pulsa Rp 100.000. Saat dicek, ternyata benar pulsa Rp 100.000 masuk ke nomor ponsel Ayu.

Baca juga: Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Penelpon kembali mengatakan kepada Ayu, jika ia akan mendapatkan pulsa Rp 500.000.

Namun penelpon menerangkan, sebelum pulsa Rp 500.000 masuk, maka akan ada kode One Time Password (OTP) yang masuk ke nomor ponsel Ayu.

"Orang itu menyuruh saya untuk melihat apakah pulsa yang dimaksud sudah masuk atau belum. Setelah saya lihat pulsanya sudah masuk, saya langsung melaporkan hal itu ke orang tersebut. Dan dia bilang kalau saya akan mendapatkan pulsa lagi sebesar Rp. 500 ribu," jelas Ayu dilansir dari TribunJatim.com.

Baca juga: Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Lalu Ayu diminta penelpon untuk menyebutkan nomor OTP yang sudah masuk ke nomot ponsel Ayu.

Menurut Ayu, ia sempat menyebutkan OTP sebanyak empat kali dan kemudian sadar jika ia tertipu.

Namun penelpon meyakinkan Ayu jika ia tak menipu. Namun saat memberikan penjelasan, tiba-tiba telepon terputus.

"Setelah saya sebutkan sebanyak empat kali, saya baru sadar kalau itu penipuan. Namun si penelepon tetap bersikukuh bahwa ia tak menipu sambil memberikan penjelasan yang banyak. Setelah itu tiba tiba teleponnya ditutup oleh si penelepon," bebernya.

Baca juga: 5 Fakta Raibnya Dana Rp 72 Juta Milik Nasabah Maybank di Solo, Berawal dari Hilangnya Sinyal Ponsel

Lakukan tiga kali transaksi

Ilustrasi rekening bank.Shutterstock Ilustrasi rekening bank.
Tak lama setelah memberikan kode OTP, ada pemberitahuan yang menyebutkan ada pengeluaran dana sebesar Rp 49 juta. Tak lama kemudian muncul pemebritahuan yang sama dengan pengeluaran Rp 1,9 juta dan Rp 1 juta.

Ayu yang curiga langsung mengecek saldo. Dari tabungan Rp 108 juta yang tersisa tinggal Rp 6,5 juta. Ia pun segera memblokir nomor rekeningnya.

"Saya curiga dan langsung melihat saldo tabungan saya. Ternyata uang tabungan saya tinggal Rp 6,5 juta. Langsung secepatnya saya blokir rekening tabungan," tuturnya.

Baca juga: Uang Rp 72 Juta Nasabah di Solo Raib, Ini Penjelasan Maybank

Saat dicek secara manual, muncul transaksi transfer dari rekening korban ke sebuah rekening atas nama Rudy Wibowo Budhianto dan juga sebuah rekening atas nama yang dalam transaksi terlihat samar namanya, yakni SU******S A****G

Merasa dirugikan, Ayu langsung melaporkan kasus tersebut ke Polresta Malang Kota.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu mengaku telah menerima laporan korban.

"Sudah kami terima laporan korban. Dan saat ini kami masih dalam proses penyelidikan," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul: Tertipu Pulsa Gratis, Seorang Perempuan di Malang Kehilangan Uang Tabungan Ratusan Juta



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X