Mempelai Wanita Terpaksa di Kamar karena Positif Corona, Akad Nikah Tetap Digelar di Depan Rumah

Kompas.com - 25/11/2020, 20:36 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

PONOROGO, KOMPAS.com - Kantor Urusan Agama Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, tetap menggelar prosesi akad nikah meskipun salah satu mempelai terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (25/11/2020).

Kendati akad nikah dilaksanakan, mempelai wanita yang terpapar corona tidak dihadirkan di lokasi pernikahan di Desa Sambirejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Prosesi pernikahan hanya dihadiri mempelai pria, dua saksi dan wali mempelai wanita.

Kepala KUA Kecamatan Balong, Wahid Zainuri menyatakan, saat prosesi akad nikah digelar mempelai wanita berada di dalam kamar.

Baca juga: Gara-gara Satu Orang Demam, 18 Warga Sekampung di Cianjur Positif Corona

 

Meski tidak dihadiri mempelai wanita prosesi ijab kabul tetap sah sesuai ajaran Islam.

Akad nikah tetap sah. Semua sudah terpenuhi syarat dan rukunya. Mempelai wanita ada di dalam kamar. Sementara prosesi akad nikah berada di depan rumah,” kata Wahid.

Wahid mengatakan, saat prosesi pernikahan yang berlangsung tadi pagi seluruhnya menerapkan protokol kesehatan.

Seluruh keluarga mempelai, saksi, petugas KUA dan mempelai pria mengenakan masker dan faceshield.

Meski satu mempelai terpapar corona, Wahid tidak khawatir tertular lantaran ia ketat menerapkan protokol kesehatan.

 

Tak hanya itu, seluruh yang hadir pun juga melaksanakan protokol kesehatan dengan mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Menurut Wahid, ia baru mengetahui mempelai wanita terpapar Covid-19, Selasa (24/11/2020).

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Ponorogo menginformasikan satu dari mempelai yang akan menjalani akad nikah terkonfirmasi positif Covid-19.

Kondisi mempelai perempuan yang terkonfirmasi positif berstatus orang tanpa gejala. Kedua mempelai memiliki riwayat perjalanan dari luar kota.

Baca juga: Muncul Klaster Pesantren Baru di Tasikmalaya, 48 Santri Positif Corona

 

Namun, saat dilakukan swab, hanya mempelai perempuan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk buku nikah akan diberikan kepada mempelai perempuan setelah masa karantina 14 hari selesai.

Sebab, saat prosesi akad nikah mempelai perempuan belum menandatangani sehingga buku nikah belum diberikan.

Wahid menambahkan prosesi akad nikah berjalan lancar. Tidak ada hambatan dari awal hingga akhir akad nikah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X