Ketua DPRD Aceh Utara: di Kampung Saya Ada Guru "Lillahitaala", 13 Tahun Tak Digaji

Kompas.com - 25/11/2020, 19:30 WIB
Ilustrasi guru, Hari Guru Nasional ShutterstockIlustrasi guru, Hari Guru Nasional

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Ketua DPRD Aceh Utara Arafat Ali menyebutkan di kampungnya ada guru yang sudah 13 tahun mengajar namun masih berstatus bakti murni, istilah lainnya guru “Lillahitaala”.

Guru dengan sebutan itu hanya mendapat penghasilan dari kebaikan hati kepala sekolah, seadanya dan seikhlasnya. Mereka bekerja tanpa gaji. 

Untuk itu, dia meminta agar Pemerintah Aceh Utara mengusulkan anggaran untuk peningkatan status guru yang tanpa gaji itu. 

Baca juga: Potret Guru Daerah Terpencil Aceh Utara: Tanpa Gaji Disebut Guru Lillahitaala, Jika Honorer Diupah Rp 300.000 Per Bulan

“Kalau saya ditanya, saya belum pernah lihat tuh usulan untuk peningkatan status guru bakti itu. Sejak saya jadi ketua DPRD belum pernah ada. Maka, ini dinas pendidikan agar usulkan ke tim anggaran pemerintah daerah, berilah mereka status honor daerah misalnya. Agar ada gaji sedikit,” kata Arafat kepada Kompas.com melalui telepon, Kamis (25/11/2020).

Dia menyebutkan, jika pemerintah daerah mengusulkan anggaran, maka akan dibahas bersama di DPRD Aceh Utara.

“Prinsipnya saja setuju kita tambah anggaran. Tambah kuota. Teknisnya kita bahas bersama di DPRD,” katanya.

Baca juga: Soal Guru Lillahitaala yang Kerja Tanpa Gaji di Aceh Utara, Disdik: Anggaran Pemda Terbatas...

Dia menyebutkan, penambahan kuota honor daerah itu harus berasal dari guru “Lillahitaala”.

“Buat kriterianya, misalnya mengabdi lima tahun baru bisa naik menjadi honor daerah," katanya. 

"Jangan sampai mereka yang dekat orang-orang tertentu saja yang peroleh penaikan status itu."

"Dinas pendidikan silakan usul, kita tampung, kita bahas dan saya yakin semua dewan setuju,” pungkasnya.

Baca juga: Soal Sekolah Kayu Lapuk dan Guru “Lillahitaala”, Ini Kata Pemerintah Aceh

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X