Paslon Hendi-Ita Bakal Gelar Kampanye Akbar Virtual, Dihadiri 150.000 Peserta

Kompas.com - 25/11/2020, 15:43 WIB
Paslon petahana Hendi-Ita telah ditetapkan secara resmi sebagai paslon wali kota dan wakil wali kota Semarang oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang pada Rabu (23/9/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAPaslon petahana Hendi-Ita telah ditetapkan secara resmi sebagai paslon wali kota dan wakil wali kota Semarang oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang pada Rabu (23/9/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Pasangan calon Wali Kota Semarang dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) bakal menggelar kampanye akbar jelang berakhirnya masa kampanye Pilkada 2020.

Rencananya, kampanye akbar ini bisa diikuti masyarakat umum secara virtual dengan mendaftarkan diri sebagai peserta melalui website www.HendrarPrihadi.com.

Setelah itu, masyarakat dapat kembali mengakses website tersebut untuk bisa mengikuti kampanye akbar melalui aplikasi Zoom yang diadakan pada 4 Desember mendatang.

Tim pemenangan Hendi-Ita, Kadarlusman mengatakan, kampanye akbar dijadwalkan akan dimulai pukul 14.30 WIB dengan menghadirkan sejumlah tokoh partai pengusung yang akan berkampanye untuk pasangan calon tunggal tersebut.

"Sudah ada beberapa tokoh yang menyanggupi akan ikut berkampanye secara virtual untuk mas Hendi, tapi untuk siapa sajanya nanti akan kita informasikan lagi," katanya dalam siaran pers yang diterima, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Hendi Siap Hadiri Uji Publik Penajaman Visi Misi Usai Sembuh dari Covid-19

Pria yang akrab disapa Pilus ini menjelaskan, konsep kampanye virtual ini dilakukan guna mencegah kerumunan.

"Konsep kegiatannya sama dengan kampanye akbar seperti biasa, namun masyarakat nanti tersambung secara virtual melalui aplikasi zoom, supaya tidak ada kerumunan," ujarnya.

Pilus menerangkan, pihaknya menyediakan kuota peserta kampanye maksimal sekitar 3.000 sambungan.

Masing-masing sambungan rencananya akan diikuti jumlah maksimal sebanyak 50 orang sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Maka dalam hitungan kami nantinya akan ada sekitar 150.000 masyarakat yang terlibat dalam kampanye akbar Mas Hendi dan Mbak Ita secara virtual," ungkapnya.

Baca juga: Simulasi Pencoblosan Pilkada Semarang, Jari Pemilih Ditetesi Tinta Usai Mencoblos

Ketua Relawan Pemenangan Hendi-Ita, Arnaz Agung Andrarasmara meyakinikampanye akbar yang dilakukan secara virtual tidak akan mengurangi esensi kegiatan yang biasanya dilakukan secara langsung di lapangan terbuka.

"Sebenarnya sama saja, justru dengan begini potensi yang bisa ikut bergabung jadi lebih besar. Baik relawan maupun partai pengusung juga sudah disosialisasikan akan adanya kegiatan ini, tapi tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat lainnya yang ingin tergabung juga bisa mendaftar langsung di website Mas Hendi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X