Muncul Klaster Pesantren di Padang Panjang, 55 Santri Positif Covid-19

Kompas.com - 25/11/2020, 15:26 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

PADANG, KOMPAS.com - Klaster pondok pesantren muncul di Padang Panjang, Sumatera Barat.

Dinas Kesehatan Padang Panjang terus melakukan pelacakan kepada orang yang pernah kontak dengan pasien Covid-19.

"Iya betul ada klaster pondok pesantren. Ada sebanyak 55 santri yang positif Covid-19 di satu pondok pesantren," ujar Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar, Rabu (25/11/2020) yang dihubungi melalui telepon.

Baca juga: Klaster Panti Sosial Penyumbang Kasus Corona di Kota Padang Panjang

Disebutkan Nuryanuwar, awalnya ada satu orang yang positif Covid-19. Dinkes kemudian melakukan pelacakan dan menemukan lima orang lagi yang positif.

"Hasil swab hari ini ditemukan 49 orang yang positif Covid-19. Kita terus melakuka tracking, " paparnya.

Santri yang positif Covid-19 menjalani isolasi di pondok pesantren tersebut.

"Sedangkan yang belum keluar hasil tes swabnya kita minta untuk tetap menjalani isolasi. Sedangkan yang hasil tes swabnya negatif kita sarankan ke pihak pondok pesantren untuk pulang," ungkapnya.

Baca juga: Muncul Klaster Pesta Pernikahan, Pemkot Padang Panjang Larang Resepsi

Secara keseluruhan jumlah orang yang terjangkit positif Covid-19 di Padang Panjang sebanyak 499 orang. Sebanyak 362 orang di antaranya sudah sembuh, tujuh orang meninggal dan sisanya masih perawatan.

"Kita imbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan " ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Regional
Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X