Kompas.com - 25/11/2020, 14:36 WIB
Dua paslon wali kota dan wakil wali kota Medan yaitu Akhyar Nasution - Salman Alfarisi (AMAN) dan Bobby Nasution - Aulia usai debat putaran pertama, Rabu (25/11/2020) KOMPAS.com/ MEI LEANDHADua paslon wali kota dan wakil wali kota Medan yaitu Akhyar Nasution - Salman Alfarisi (AMAN) dan Bobby Nasution - Aulia usai debat putaran pertama, Rabu (25/11/2020)

"Kami tidak menyalahkan KPUD untuk masalah ini, KPUD-lah yang melakukan klarifikasi. Ini yang saya lihat, ada pihak-pihak yang mau menggiring-giring bahwa ini ada permainan," ujar dia.

Ikrimah yakin pasangan yang didukungnya, yakni nomor urut 02 akan menang dengan selisih suara 10 persen. Namun ia mengakui masih ada 30 persen suara mengambang yang belum menentukan pilihan.

Baca juga: Dianggap Berpihak, Dua Panelis Debat Pilkada Medan Ditolak Paslon, Ini Tanggapan KPU...

 

Pihaknya masih bekerja keras untuk meraih suara semaksimal mungkin, khususnya dari kalangan milenial, anak-anak muda yang sampai saat ini belum menentukan pilihannya.

Ia berharap pilkada ini adalah pesta demokrasi dan dijadikan sebagai upaya memperbaiki Kota Medan, baik pembangunan infrastruktur maupun ekonominya.

"Jangan kita jadikan pesta demokrasi ini ajang pertempuran antar SARA, mari bangun dengan persahabatan dan cinta," kata Ikrimah mengakhiri pembicaraan.

Akhyar memilih diam

Usai debat publik putaran kedua pada Sabtu, 21 November 2020 malam, Akhyar Nasution tak meladeni pertanyaan wartawan soal dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan calon wakilnya, Salman Alfarisi.

Ketika pertanyaan yang sama dilontarkan ke Salman, dijawabnya dengan menyerahkan sepenuhnya kepada penyelenggara dan ia akan bersikap kooperatif.

"Kalau polisi ingin panggil saya, saya akan kooperatif. Saya tidak berkampanye dan sudah saya sampaikan semuanya di Bawaslu Medan," kata Salman.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap mengatakan, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pilkada Medan meneruskan kasus ini ke kepolisian untuk ditangani penyidik setelah terlebih dahulu melakukan pemeriksaan dan kajian.

"Sejumlah pihak sudah diklarifikasi, hasil laporannya memenuhi unsur pidana menurut kajian kita," kata Payung pada Sabtu siangnya.

Payung menambahkan, setelah pihaknya yakin kasus ini memenuhi unsur pidana, maka dilimpahkan ke polisi agar pembuktian segera dilakukan. Sebab, sesuai aturan, pihaknya memiliki batas waktu dalam menangani perkara.

"Kita ada batas waktu untuk membuktikan, karena sudah diteruskan ke polisi, jadi kewenangan kepolisianlah," kata Payung.

Kapolrestabes Kota Medan Kombes Riko Sunarko yang ditanya Kompas.com terkait progres pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan Salman, malah meminta cek ke Bawaslu. 

Baca juga: Perjalanan Kerabat Luhut Dicopot dari Gerindra, Merasa Ditelikung dan Dukung Rival Bobby di Pilkada Medan

Anggota Bawaslu Kota Medan M Taufiqurrohman Munthe yang juga dikonfirmasi lewat pesan singkat mengakui bahwa pihaknya yang melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan Salman. Namun saat diminta mengirimkan nomor laporan, dia mengaku kurang mengetahuinya.

"Saya kurang tahu masalah berapa nomor LP-nya. Sebentar saya cek dulu," katanya.

Sampai berita ini ditulis belum ada lagi jawaban dari Taufiqurrohman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X