Ingin Dapat Uang Secara Cepat, 2 Orang Tusuk Pengendara Motor hingga Tewas di Jalan, Ini Ceritanya

Kompas.com - 25/11/2020, 12:57 WIB
Ilustrasi kecelakaan AUTOACCIDENTIlustrasi kecelakaan

KOMPAS.com- Sesosok mayat lelaki tergeletak di Jalan Yogyakarta-Wonosari KM. 22, Padukuhan Karangsari, Nglanggeran, Kapenawon Patuk, Gunungkidul pada Rabu (11/11/2020) dini hari.

Pria itu tewas mengenaskan dalam kondisi bersimbah darah serta masih mengenakan helm dan jaket.

Ditemukan sejumlah luka tusuk di bagian bawah ketiak mayat itu.

Rupanya pria tersebut dibunuh oleh dua orang pelaku saat tengah melintas seorang diri di jalanan.

Mirisnya, motif pelaku menghabisi nyawa korban ialah ingin mendapatkan uang secara cepat untuk membeli rokok dan minuman keras.

Baca juga: Pelaku Curas yang Tewaskan Korbannya di Gunungkidul Diringkus di Bandung

Mayat ditemukan oleh warga

ilustrasiKOMPAS/Ratih P Sudarsono ilustrasi
Kapolsek Patuk Kompol Hendra Prastawa menjelaskan, mulanya warga setempat yang tengah melintas dikejutkan dengan sesosok mayat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak jauh dari jasad pria itu, terdapat satu unit ponsel dan sepeda motor.

Saksi pun kemudian melaporkan kejadian tersebut Polsek Patuk.

Polisi kemudian mendatangi lokasi, melakukan olah TKP dan membawa jasad tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Baca juga: Kisah Pilu Balita 2 Tahun, Tangan Dipatahkan oleh Sang Ayah, Ini Penyebabnya

 

Ilustrasi penusukan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi penusukan.
Warga kelurahan Ngawu, Kapenawon Playen

Polisi akhirnya mengungkap identitas mayat tersebut.

Mayat itu diketahui adalah SG, warga Kelurahan Ngawu, Kapenawon Playen, Gunungkidul, DIY.

Belakangan terungkap, SG merupakan korban pembunuhan.

Hal itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah luka tusukan di bawah ketiak SG.

Luka tersebut yang diduga membuat SG tewas seketika dan tergeletak di jalan.

Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi untuk menangkap pelaku.

Baca juga: Pengendara Moge CBR1000RR SP Tertabrak Ayla, Tolak Diganti Rugi Rumah, Ini Alasannya

Dua orang ditangkap di Bandung

Ilustrasi penangkapan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi penangkapan.
Beberapa hari kemudian, polisi meringkus dua pelaku pencurian yang juga diduga membunuh SG.

"Pelaku perampasan yang menyebabkan korban meninggal dunia TKP Patuk Gunungkidul, dua orang sudah tertangkap," tutur Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto.

Keduanya diringkus saat tengah berada di Bandung, Jawa Barat.

"Penangkapan di Bandung dilakukan oleh tim Polres Gunungkidul di-backup penuh personel Jatanras Polda DIY," ujar dia.

Baca juga: Derita Orangtua yang Kehilangan 3 Anak Mereka Secara Misterius: Kami Cari dari Pagi sampai Malam

 

Ilustrasi uangKOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi uang
Ingin mencari uang dengan cara cepat

Yuliyanto menjelaskan, motif dari pencurian dengan kekerasan ini adalah pelaku ingin mencari uang dengan cara cepat, yaitu melakukan pencurian dengan kekerasan.

Mulanya, pelaku berinisial MAW (23) pergi ke Badran untuk merampok.

Namun, ia kemudian mengajak pelaku lainnya yakni DL untuk naik ke Gunungkidul.

Saat itulah mereka berpapasan dengan korban.

"Sekitar pukul 02.25 WIB mereka berpapasan dengan seseorang menggunakan sepeda motor sendiri di tikungan timur jembatan, kemudian MAW menyuruh DL untuk putar balik. Sesampainya di TKP tepatnya di depan Teracce Petruk, korban dipepet setelah itu terjadilah tindakan pencurian dengan kekerasan," ucapnya.

Ironisnya, uang hasil pencurian tersebut digunakan pelaku untuk bersenang-senang.

"Pelaku langsung melumpuhkan korban agar barang-barang berharga berupa uang dapat mereka ambil dengan bebas tanpa ada perlawanan. Setelah mendapatkan uang mereka gunakan untuk beli makan, rokok dan minuman keras," ujar dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo, Markus Yuwono | Editor : Dony Aprian, Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.