Kompas.com - 25/11/2020, 09:37 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Bahar bin Smith menolak dimintai keterangan sebagai tersangka dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap pengendara ojek online.

Kuasa hukum Bahar bin Smith, Azis Yanuar mengatakan, ada enam penyidik Polda Jawa Barat yang datang untuk melakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus penganiayaan itu.

Namun, Bahar menolak untuk diperiksa dan menolak tanda tangan pada pemeriksaan tersebut.

Baca juga: Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Menurut Azis, hal ini wajar dilakukan kliennya.

Dia menilai, pemeriksaan ini tidak tepat, karena pihak klien dan korban sudah berdamai.

"Wajar dan sangat dapat dipahami ketika 6 penyidik mendapatkan penolakan untuk pemeriksaan dan tandat tangan Beliau (Bahar). Ini mengada-ada, karena para pihak sudah berdamai dan pelapor menyatakan tegas sudah mencabut LP dimaksud," ujar Azis dalam pesan singkat, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Dalam kasus ini, Polda Jabar mengaku belum menerima surat resmi perdamaian antara Bahar dan korbannya.

Azis mengakui bahwa surat damai ini dikirim ke penyidik melalui pesan singkat WhatsApp hingga menggunakan jasa pengiriman pada 4 November 2020.

"Pengacara pelapor kirim bukti tanda resi pengirimannya kok ke kita, juga ke penyidik yang memeriksa dikirim juga by WhatsApp, tanggal 4 November 2020. Pakai jasa pengiriman juga tanggal segitu," ucap dia.

Baca juga: Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Untuk itu, Azis meminta kepada pihak kepolisian untuk menghentikan proses hukum terhadap Bahar dalam kasus tersebut.

Aziz menilai, proses hukum tersebut sebagai upaya kriminalisasi terhadap Bahar bin Smith.

"Setop kriminalisasi ulama," ucap Aziz.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.