Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Kompas.com - 25/11/2020, 07:01 WIB
Aksara Bali pada tulisan Alun-alun Gianyar keliru. Tribun Bali/Eri GunartaAksara Bali pada tulisan Alun-alun Gianyar keliru.

KOMPAS.com - Proyek Alun-alun Gianyar di depan Puri Agung Gianyar menjadi sorotan masyarakat. Hal itu karena aksara Bali pada tulisan "Alun-alun Gianyar" dinilai keliru.

Baca juga: Soal Baliho Rizieq Shihab, Tokoh Masyarakat: Sekarang Sudah Dipasang karena Ini di Kampung Saya...

Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali, I Wayan Suarmaja menjelaskan, kekeliruan ini ada di bagian (Gia) dalam penulisan Gianyar.

Sesuai uger-uger atau aturan penulisan, seharusnya dalam penulisan Gia menggunakan nania atau gantungan Ya.

Baca juga: Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Jika diterjemahkan ke tulisan latin, maka akan dibaca "Gihanyar", bukan "Gianyar".

"Jika kita salin aksara Bali itu maka dibaca Gihanyar. Seharusnya, ketika dalam satu kata i dan a, maka diganti menggunakan nania," ujarnya, dikutip dari Tribunbali, Selasa (24/11/2020).

Penulisan aksara Bali pada kata "alun-alun" dalam tulisan tersebut yang dibaca halun-alun.

Namun, Suarmaja tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebab, jika menuliskan nama maka boleh menggunakan huruf ha.

"Jadi Gianyar-nya saja yang tinggal diperbaiki lagi sedikit saja," ucapnya.

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, terkait kesalahan penulisan tersebut, murni dilakukan oleh pihak rekanan.

Sebab sampai saat ini, proyek itu belum diserahterimakan ke Pemkab Gianyar.

Selain itu, proyek juga masih berjalan, sehingga kesalahan itu akan disampaikan ke pihak rekanan untuk diperbaiki.

"Nanti kita informasikan untuk diperbaiki. Saat ini proyek masih kewenangan pihak rekanan karena belum serah terima. Proses pengerjaan juga masih berlangsung," ujarnya.

 

Berdasarkan data Pemkab Gianyar, Alun-alun Gianyar ini merupakan salah satu proyek besar di Kabupaten Gianyar tahun ini.

Anggaran yang digelontorkan Pemkab Gianyar membangun alun-alun ini mencapai Rp 22 miliar lebih.

Proyek ini bertujuan untuk mempercantik Lapangan Astina yang sebelumnya hanya lapangan biasa dan relatif kumuh.

Kawasan Lapangan Astina kemudian diubah menjadi taman kota yang dilengkapi patung Panca Pandawa, air mancur, tanaman perindang jenis asem jawa, serta di bagian depan Alun-alun Gianyar terdapat trotoar luas dengan bahan batu alam.

Selain itu, untuk memberikan kesan rapi, semua jenis kabel yang melintang di kawasan taman ditanam dalam tanah.

Artikel ini telah tayang di tribun- bali.com dengan judul: Aksara Bali pada Tulisan 'Alun-alun Gianyar' Keliru, Jika Dibaca Jadinya 'Gihanyar',



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X