Pelaku Curas yang Tewaskan Korbannya di Gunungkidul Diringkus di Bandung

Kompas.com - 24/11/2020, 18:09 WIB
Polisi Melakukan Olah TKP Penemuan Jenasah Laki-laki Bersimbah Darah di Jalan Yogya-Wonosari, Patuk, Gunungkidul Rabu (11/11/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOPolisi Melakukan Olah TKP Penemuan Jenasah Laki-laki Bersimbah Darah di Jalan Yogya-Wonosari, Patuk, Gunungkidul Rabu (11/11/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polisi meringkus dua pelaku pencurian dengan kekerasan ( curas) yang menewaskan korbannya di Jalan Wonosari- Yogyakarta, Gunungkidul.

Dua pelaku tersebut diringkus di Bandung, Jawa Barat, pekan lalu.

"Pelaku perampasan yang menyebabkan korban meninggal dunia TKP Patuk, Gunungkidul, dua orang sudah tertangkap. Penangkapan di Bandung dilakukan oleh tim Polres Gunungkidul di-backup penuh personel Jatanras Polda DIY," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto melalui keterangan tertulis, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Mayat di Pinggir Jalan Yogyakarta-Wonosari Diduga Korban Pembunuhan

Dia menjelaskan, kronologi kejadian bermula pelaku berinisial MAW pergi dari Badran untuk merampok.

Sesampainya di Jalan Wonosari, pelaku MAW mengajak pelaku lain berinisial DL untuk naik ke Gunungkidul.

"Sekitar pukul 02.25 WIB mereka berpapasan dengan seseorang menggunakan sepeda motor sendiri di tikungan timur jembatan, kemudian MAW menyuruh DL untuk putar balik. Sesampainya di TKP tepatnya di depan Teracce Petruk, korban dipepet setelah itu terjadilah tindakan pencurian dengan kekerasan," ucapnya.

Pelaku MAW (23) warga Banguntapan Bantul, dan DK warga Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Dikatakannya, motif kedua pelaku adalah ingin mencari uang dengan cara cepat yaitu melakukan curas.

Mereka mencari korban yang tengah berkendara sendirian di malam hari.

"Pelaku langsung melumpuhkan korban agar barang-barang berharga berupa uang dapat mereka ambil dengan bebas tanpa ada perlawanan. Setelah mendapatkan uang mereka gunakan untuk beli makan, rokok dan minuman keras," ujar dia.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Nikmatur Rohmah, Diduga Dipukul Benda Tumpul

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X