Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Kompas.com - 24/11/2020, 16:41 WIB
Hujan lebat disertai angin puting beliung menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, mengalami kerusakan, Minggu (22/11/2020). Akibatnya, sebanyak 21 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Kejadian tersebut juga mengakibatkan 4 warga terluka setelah tertimpa material bangunan yang berjatuhan. KOMPAS.COM/SYARIFUDINHujan lebat disertai angin puting beliung menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, mengalami kerusakan, Minggu (22/11/2020). Akibatnya, sebanyak 21 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Kejadian tersebut juga mengakibatkan 4 warga terluka setelah tertimpa material bangunan yang berjatuhan.

DOMPU, KOMPAS.com - Puluhan rumah warga rusak akibat angin puting beliung yang melanda Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Sabtu (21/11/2020).

Berdasarkan data yang dilaporkan BPBD, kerusakan paling parah diderita warga Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa. Sebagian korban masih mengungsi.

"Totalnya ada 25 kepala keluarga terpaksa mengungsi di rumah tetangga atau kerabat karena rumah mereka rusak akibat diterjang puting beliung," kata Kepala Desa Lanci Jaya Sahril saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Desa Lanci Jaya tak mendirikan posko pengungsian. Sahril pun bersyukur warga mau menampung kerabatnya yang menjadi korban puting beliung.

Sementara itu, Sekretaris Desa Lanci Jaya Kaharudin mengatakan, rumah puluhan kepala kelurga yang mengungsi itu tak layak ditempati karena rusak berat.

Puting beliung membuat puluhan rumah di Desa Lanci Jaya rusak. Atap rumah warga ambruk diterjang angin kencang.

Selain itu, tembok dari sejumlah rumah warga runtuh dan menimpa beberapa penghuninya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Puting Beliung di Dompu, 4 Warga Terluka dan Puluhan Rumah Rusak

Kaharudin mengatakan, lima warga terluka akibat bencana itu.

"Di Desa Lanci Jaya, jumlahnya ada sekitar 64 rumah rusak. Untuk mengetahui rusak berat dan ringanya, sampai saat ini belum ditentukan oleh pihak terkait. Saat ini, petugas masih melakukan pendataan. Sedangkan korban luka ada lima orang," kata Kaharudin saat dihubungi.

Menurutnya, sejumlah paket bantuan berupa sembako telah diterima dari Pemkab Dompu. Bantuan itu juga berupa selimut dan perlengkapan bayi.

Para pengungsi juga mendapat bantuan terpal untuk menutup atap rumah yang menganga akibat tertiup angin.

"Alhamdulillah, bantuan yang disalurkan cukup untuk kebutuhan sementara waktu. Adapun bantuan dari BPBD berupa beras, mie, telur, selimut dan kelengkapan bayi. Selain itu, ada juga bantuan terpal untuk warga yang atap rumahnya rusak," sebutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X