Ditangkap karena Ubah Gula Rafinasi untuk Konsumsi, Pelaku Untung Rp 60 juta Sekali Transaksi

Kompas.com - 24/11/2020, 14:39 WIB
Kedua pelaku berikut barang bukti gula rafinasi yang dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Lamongan, Selasa (24/11/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKedua pelaku berikut barang bukti gula rafinasi yang dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Lamongan, Selasa (24/11/2020).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Aparat kepolisian Lamongan mengamankan dua orang berinisial HM (49) warga Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, dan SC (47) warga Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, terkait praktik curang mengubah gula kristal rafinasi menjadi gula pasir bagi konsumsi umum yang dipasarkan.

Dalam kesempatan ini, pihak kepolisian mengamankan barang bukti dua truk, masing-masing truk berisi 10 ton gula rafinasi yang dikemas dalam kantong sak berukuran 50 kilogram.

Selain itu, polisi juga menyita 400 kantong sak kosong berukuran 50 kilogram bertuliskan gula kristal putih sebuah merek, dua unit mesin jahit serta cutter.

"Terungkapnya kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat, ada praktik bongkar muat gula kristal rafinasi yang dikemas ulang dalam sak gula pasir untuk dijual kembali ke pasaran," ujar Kapolres Lamongan AKBP Harun, dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Lamongan, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Baliho Rizieq Shihab di Karang Taliwang Belum Dicopot, Satpol PP: Di Sana Posko HRS

Laporan dari warga ditindaklanjuti dengan penyelidikan, dengan pihak kepolisian lantas menemukan sebuah gudang penggilingan padi di Desa Pangumbulanadi, Kecamatan Tikung, Lamongan, yang dijadikan tempat praktik para pelaku melakukan penggantian gula rafinasi tersebut.

Pada saat penggerebekan, Sabtu (7/11/2020), polisi mendapati satu unit truk dengan nomor polisi R 1571 YA yang bermuatan 10 ton gula rafinasi dalam sak berukuran 50 kilogram tengah bongkar.

Dari para kuli yang sedang bekerja, polisi mendapat keterangan bila gula rafinasi yang dibongkar memang hendak dikemas ulang ke dalam kantong sak kosong bertuliskan sebuah merek gula.

"Kemudian kami amankan dua orang, tersangka HM sebagai operator pengepakan dan satu lagi berinisial SC. Satu orang lagi berinisial AL, masih dalam pengejaran," ucap dia.

Setelah mendapati satu truk di lokasi, polisi lantas melakukan pengembangan dan akhirnya kembali menemukan satu truk lagi bermuatan 10 ton gula rafinasi, yang hendak menuju lokasi gudang penggilingan padi di Desa Pangumbulanadi itu, dan hendak dilakukan pergantian sak menjadi gula pasir untuk konsumsi umum.

Para pelaku mengaku mendapatkan gula rafinasi itu dari Banyumas, Jawa Tengah. 

Mereka sudah mengedarkan gula rafinasi yang telah berganti kemasan untuk konsumsi umum itu di wilayah Lamongan, Gresik, Sidoarjo dan Tuban.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pratu Roy Vebrianto Gugur dalam Kontak Senjata, KKB Disebut Menyerang dari Ketinggian

Pratu Roy Vebrianto Gugur dalam Kontak Senjata, KKB Disebut Menyerang dari Ketinggian

Regional
Modus Ritual Pakai Boneka Kayu hingga Bekicot, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah

Modus Ritual Pakai Boneka Kayu hingga Bekicot, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah

Regional
Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Regional
Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Regional
Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Regional
Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Regional
Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Regional
Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Regional
RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

Regional
KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Regional
Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Regional
Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X