Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/11/2020, 09:25 WIB
Abba Gabrillin

Editor

Sumber Antara

LAMPUNG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat penambahan 60 pasien virus corona atau Covid-19 pada Senin (23/11/2020).

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Lampung sebanyak 3.182 kasus.

"Penambahan 60 kasus berasal dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Lampung," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana melalui keterangan tertulis, seperti dikutip dari Antara, Senin.

Baca juga: Tren Covid-19 di Aceh Terus Menurun sejak Awal November 2020

Rincian penambahan pasien tersebut yakni 32 kasus di Kota Bandar Lampung.

Kemudian, masing-masing 6 kasus di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.

Selanjutnya, 2 kasus di Mesuji; 1 kasus di Kabupaten Lampung Timur; dan 1 kasus di Kota Metro.

"Dari 60 kasus, sebanyak 29 kasus baru. Sebanyak 31 kasus penelusuran, lalu 13 orang tengah menjalani perawatan dan 47 orang menjalani isolasi mandiri," ucap Reihana.

Baca juga: Kejati Geledah Kantor Inspektorat Lampung Selatan, Sita Ponsel Pejabat

Ia mengatakan, selain kasus baru dan hasil penelusuran kasus sebelumnya, ada juga pasien baru yang memiliki riwayat perjalanan keluar daerah ataupun berkontak erat dengan pasien Covid-19.

"Pandemi belum usai. Masyarakat diharapkan untuk tetap mematuhi 3M sembari pemerintah melakukan upaya 3T. Sebab dengan kerja sama tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung berada pada urutan pertama kasus terbanyak dengan jumlah total 1.528 kasus positif.

Kemudian, Kabupaten Lampung Tengah 360 kasus dan Lampung Utara 232 kasus positif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com