Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kompas.com - 23/11/2020, 22:58 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari menunjukan ruang isolasi mandiri di Rusunawa Tegalsari, usai diluncurkan Wali Kota Tegal Dedy Yon, Senin (23/11/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari menunjukan ruang isolasi mandiri di Rusunawa Tegalsari, usai diluncurkan Wali Kota Tegal Dedy Yon, Senin (23/11/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Tegal mencapai 1.043 orang dengan 719 orang atau 68,9 persen di antaranya dinyatakan sembuh, Senin (23/11/2020).

Sementara tingkat kematian akibat virus corona mencapai 4,6 persen atau ada 49 orang meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan dr Sri Prima Indraswari mengatakan, data yang masuk hingga pukul 09.00 WIB ada 1.043 kasus positif Covid-19.

"Sebanyak 37 dirawat, 238 isolasi mandiri, 719 sembuh, dan 49 meninggal dunia," kata Prima, usai peluncuran Rusunawa Tegalsari untuk tempat isolasi mandiri pasien tanpa gejala dan gejala ringan, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, GOR dan Rusunawa di Tegal Jadi Tempat Isolasi Pasien

Prima mengatakan, dari 49 pasien yang meninggal akibat Covid-19, sebagian besar disertai komorbid dengan rentang usia di atas 50 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rata-rata yang meninggal usia 50 tahun ke atas yang juga punya komorbid. Kalau anak-anak meski ada kasus positif namun tidak ada yang sampai meninggal," kata dia.

Prima mengatakan, ada lonjakan kasus positif Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.

Bahkan jumlahnya mencapai 60 kasus per hari.

"Ada peningkatan 40 sampai 60 kasus per hari, puncaknya tanggal 14 November. Paling banyak dari klaster keluarga," sebut Prima.

Menurutnya, salah satu faktor pemicu meningkatnya kasus karena masih banyak yang abai protokol Covid-19.

"Ada kurang kepatuhan seperti tidak pakai masker, atau pakai masker tidak pada posisi yang benar misal hanya menutup mulut," kata Prima.

Baca juga: Takut Terpapar Covid-19 dari Pasar, Madrasah di Tegal Hentikan Belajar Tatap Muka

Diberitakan sebelumnya, Gedung Olahraga (GOR) Tegal Selatan dan Rusunawa Tegalsari disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, untuk mengisolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Wali Kota Dedy Yon Supriyono mengatakan, pasien tanpa gejala serta pasien dengan gejala ringan bisa menghuni dua tempat yang mulai dioperasionalkan Selasa (24/11/2020).

"Dengan segenap jajaran Forkompimda me-launching tempat isolasi mandiri untuk masyarakat Kota Tegal," kata Dedy usai peluncuran di Rusunawa Tegalsari yang berada di Kecamatan Tegal Barat, Senin (23/11/2020).

Selain untuk mengisolasi mandiri pasien yang tidak memiliki tempat tinggal layak, dua tempat itu juga sebagai langkah antisipasi ketika rumah sakit tak mampu menampung pasien.

Dedy mengakui akhir-akhir ini ada lonjakan kasus salah satunya karena masih ada warga yang abai dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Dan persiapan apabila ketika nanti rumah sakit yang ada di Kota Tegal tidak cukup untuk menangani pasien Covid-19," kata Dedy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.