Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Kompas.com - 23/11/2020, 20:56 WIB
Salah satu baliho bergambar HRS di Karang Taliwang, Kota Mataram, yang belum dicopot petugas. Dok. IstimewaSalah satu baliho bergambar HRS di Karang Taliwang, Kota Mataram, yang belum dicopot petugas.

MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Mataram menertibkan sejumlah baliho bergambar Rizieq Shihab yang tersebar di beberapa titik di Kota Mataram, NTB.

Plt Komandan Satpol PP Kota Mataram, Lalu Martawang saat dikonfirmasi menyebutkan, penertiban spanduk, baliho dan umbul-umbul, sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman melalui Satgasnya yang didampingi oleh Satpol PP, Kepolisian maupun TNI.

Baliho yang ditertibkan merupakan baliho tak berizin, termasuk baliho yang bergambar Rizieq Shihab, yang terpasang di beberapa titik di Kota Mataram.

Martawang menyebutkan, hingga saat ini ada enam titik lokasi pemasangan baliho bergambar Rizieq Shihab yang teridentifikasi oleh petugas.

Baca juga: Terseret Arus Sungai hingga 4 Kilometer, Seorang Pelajar Tewas

"Ada 6 titik yang teridentifikasi oleh petugas," kata Lalu Martawang, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (23/11/2020).

Di antaranya berada di Kecamatan Ampenan, Kecamatan Sekarbela dan Kecamatan Cakranegara.

Martawang menyebutkan, penurunan baliho Rizieq Shihab dilakukan Satgas Kota Mataram bersama Polisi dan TNI, Minggu (22/11/2020) sore.

Dari enam baliho, ada satu baliho belum diturunkan petugas karena mendapat penolakan warga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Regional
Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Regional
Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Regional
Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Regional
2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

Regional
Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Regional
Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Regional
8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

Regional
'Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon'

"Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon"

Regional
Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X