Sumsel Butuh Simulasi Sebulan Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka

Kompas.com - 23/11/2020, 20:28 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat memberikan secara simbolis bantuan kuota internet sebesar 10GB kepada pelajar untuk digunakan selama satu bulan penuh secara gratis selama mengikuti proses belajar daring, Rabu (26/8/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat memberikan secara simbolis bantuan kuota internet sebesar 10GB kepada pelajar untuk digunakan selama satu bulan penuh secara gratis selama mengikuti proses belajar daring, Rabu (26/8/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan,butuh persiapan matang sebelum kembali membuka seluruh sekolah untuk menerapkan proses belajar tatap muka yang direncanakan berangsung pada awal Januari 2020 nanti. 

Hal tersebut dilakukan, untuk mencegah terjadinya klaster penularan di sekolah lantaran saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Setidaknya butuh waktu simulasi satu bulan untuk mempersiapkan sarana dan prasarana semuanya, kita masih punya waktu," kata Herman Senin (23/11/2020). 

Baca juga: Sedang Melintas, Kades Temukan Polisi Tetangganya Tergantung di Pintu Belakang Rumah

Herman menjelaskan, ia akan menginstruksikan kepada Walikota/Bupati di 17 wilayah Sumatera Selatan untuk menyiapkan sekolah secara matang, mulai dari penerapan jam belajar hingga jarak duduk di kelas.

Sehingga, dalam penerapan belajar secara langsung nanti tak mencemaskan siswa maupun wali murid. 

"Apalagi sekarang Sumsel tak lagi zona merah, ini harus dijaga. Saya minta protokol kesehatan benar-benar diterapkan,"ujarnya. 

Baca juga: Antar Pacar yang Jadi Korban Begal ke Polisi, Pria Ini Ternyata Otak Pelakunya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala dinas Pendidikan Sumatera Selatan Riza Pahlevi menambahkan, ada beberapa tahapan sebelum belajar tatap muka dilakukan.

Salah satunya adalah kesepakatan antara orangtua murid dengan komite sekolah. 

"Kalau sepakat dan yakin dengan protokol kesehatan belajar tatap muka dilakukan, tapi kalau tidak ya tidak dilakukan," kata Riza. 

Ia menjelaskan, sebelum aturan dari Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) keluar soal belajar tatap muka, beberapa wilayah Sumatera Selatan sudah melakukan hal tersebut. 

Namun, bedanya dulu izin untuk sekolah tatap muka berdasarkan zona penularan Covid-19.

"Kalau sekarang tidak melihat zona lagi,"jelasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X