"Rapid Test" Reaktif, Mantan Bupati Muara Enim Sempat Jadi Tahanan Kota Sebelum Ditahan Jaksa

Kompas.com - 23/11/2020, 20:13 WIB
Mantan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar mengenakan rompi tahanan usai diperiksa selama lima jam di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Senin (23/11/2020). Muzakir diduga menerima aliran dana suap proyek fiktif alih fungsi lahan yang merugikan negara hingga Rp 5,8 juta. HANDOUTMantan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar mengenakan rompi tahanan usai diperiksa selama lima jam di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Senin (23/11/2020). Muzakir diduga menerima aliran dana suap proyek fiktif alih fungsi lahan yang merugikan negara hingga Rp 5,8 juta.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan resmi menahan mantan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar lantaran terjerat dugaan proyek fiktif alih fungsi lahan dengan total nilai kerugian negara mencapai Rp 5,8 miliar pada 2014 lalu.

Muzakir yang menjabat Bupati Muara Enim pada 2014-2018 itu sebelumnya sempat menjadi tahanan kota  karena rapid test dinyatakan reaktif.

Namun, setelah dilakukan uji swab, Muzakir ternyata negatif Covid-19 hingga akhirnya kembali dipanggil penyidik untuk diperiksa.

"Setelah lima jam diperiksa dan hasil swab negatif, hari ini resmi kita tahan di rutan kelas 1 Pakjo Palembang," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel,  Zet Tadung Allo, saat melakukan gelar perkara nSenin (23/11/2020).

Baca juga: KPK Setor Uang Pengganti Rp 2,365 Miliar dari Eks Pejabat Dinas PUPR Muara Enim

Zet menjelaskan, tiga tersangka lain telah lebih dulu ditahan di rutan Pakjo Palembang. Mereka yakni mantan Direktur Utama (Dirut) PT Mitra Ogan, HM Anjapri, Kabag akuntansi PT Perkebunan Mitra Yan Satyananda serta Abunawar Basyeban selaku konsultan. 

Menurut Zet, keempat tersangka ini bersekongkol membuat proyek fiktif berupa pekerjaan pengurusan perubahan fungsi kawasan hutan produksi konversi menjadi kawasan hutan tetap dengan nilal kontrak sebesar Rp 5,8 miliar dengan penunjukan langsung (PL).

"Namun seiring berjalan pengerjaan tersebut tidak ada,"jelasnya.

Baca juga: Mantan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar Jadi Tersangka Kasus Proyek Fiktif Alih Fungsi Lahan

 

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan mantan Bupati Muara Enim periode 2014-2018 Muzakir Sai Sohar sebagai tersangka atas kasus proyek fiktif alih fungsi lahan produksi menjadi hutan tetap pada Jumat (13/11/2020) kemarin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kejati Sumatera Selatan (Sumsel),  Oktavianus mengatakan, selain menetapkan tersangka mereka juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp 200 juta yang ada di dalam rekening pelaku. 

"Ada tiga orang tersangka ditahan, untuk mantan Bupati dijadikan tahanan kota karena hasil rapid test reaktif," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Regional
Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Regional
Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Regional
Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Regional
Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Regional
4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X