Debat Perdana Pilkada Pandeglang, Dua Paslon Kompak Janjikan Jalan Mulus

Kompas.com - 23/11/2020, 18:32 WIB
Debat Publik Perdana Kandidat Pilkada Pandeglang 2020, Senin (23/11/2020) Tangkap Layar Kompas TVDebat Publik Perdana Kandidat Pilkada Pandeglang 2020, Senin (23/11/2020)

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Dua pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang menjalani debat perdana, Senin (23/11/2020).

Dalam debat sesi pertama yang ditayangkan oleh Kompas TV, Kedua kandidat yakni Irna Nurlita-Tanto Arban dan Thoni Fatoni Mukson-Miftahul Tamami saling unjuk gagasan membangun infrastruktur jalan.

Berdasarkan data yang dimiliki, Thoni menyebut jika masih ada 600 kilometer jalan di Kabupaten Pandeglang rusak parah. Jalan rusak, kata dia tersebar merata di 309 desa dan keluarga.

Baca juga: Didukung 9 Partai, Irna-Tanto Resmi Daftar Cabup Pandeglang Periode Kedua

"Kami meyakini Thoni - Imat akan menyelesaikan 100 kilometer per tahun, sehingga kepemimpinan Thoni Imat lima tahun sukses jalan terbentang mantap dilalui," kata Thoni.

Pernyataan Thoni diamini oleh wakilnya Miftahul Tamami atau Imat, dia mengatakan, yang akan mendahulukan hak masyarakat seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Namun pernyataan tersebut ditangkis oleh Tanto yang diberi kesempatan menjawab. Tanto membeberkan jika jalan rusak di Pandeglang bukan 600 kilometer lantaran 230 kilometer di antaranya sudah dituntaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

"230 kilometer sudah kita tuntaskan, dan jalan desa dari 1.400 kilometer sudah kita selesaikan 365 kilometer," kata Tanto.

Baca juga: Peta Bencana Alam Banten Akhir 2020: Tangerang Raya hingga Cilegon Rawan Banjir, Lebak dan Pandeglang Rawan Tsunami

Petahana klaim bangun jalan dan pusat kesehatan

Irna Narulita yang kemudian menambahkan, satu periode dirinya dan Tanto menjabat, tidak hanya membangun jalan saja, namun juga memprioritaskan kesehatan masyarakat di antaranya membangun 24 puskesmas baru dan satu rumah sakit.

Sementara terkait jalan, Irna mengatakan akan melanjutkan pembangunan jalan yang belum selesai dan beranji bisa tuntas pada 2023 mendatang.

"Insya Allah ada 206 km jalan kabupaten yang belum kami selesaikan 2023 tuntas dan jalan poros desa bertahap tapi pasti dituntaskan," kata Irna.

Baca juga: Sandiaga Lihat Ekonomi Masyarakat di Pandeglang Mulai Membaik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Regional
Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Regional
Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X