Terhalang Pandemi, Perayaan Natal Oikumene 2020 di Lampung Ditiadakan

Kompas.com - 23/11/2020, 16:59 WIB
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19 di Novotel Lampung, Senin (23/11/2020). (FOTO: Dok. Pemprov Lampung) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAGubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19 di Novotel Lampung, Senin (23/11/2020). (FOTO: Dok. Pemprov Lampung)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Makin meningkatnya kasus Covid-19 di Lampung membuat perayaan Natal Oikumene 2020 ditiadakan.

Wakil Sekretaris Umum Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) wilayah Lampung, Pdt Samuel Luas mengatakan, keputusan peniadaan perayaan Natal umum se-Provinsi Lampung itu diambil dengan melihat kondisi pandemi saat ini.

“Persekutuan gereja-gereja sepakat tidak mengadakan ibadah Natal Oikumene karena ada peningkatan kasus Covid-19,” kata Pdt Samuel usai rapat koordinasi Satgas Covid-19 di Hotel Novotel, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Libur Akhir Tahun, Wisatawan di Sumatera Barat Diimbau Tak Pergi Jauh dari Kota

Pdt Samuel mengatakan, meminimalisir kerumunan jemaat dari seluruh gereja yang terjadi dalam perayaan Natal oikumene menjadi salah satu pertimbangan utama.

Selain itu, seluruh gereja yang ada di Lampung juga diminta untuk mengutamakan perayaan Natal secara virtual meeting dengan jemaat melalui jaringan internet.

“Kalau ada gereja yang tetap melaksanakan ibadah, maka kehadirannya dibatasi. Tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas ruangan,” kata Pdt Samuel.

Baca juga: Detik-detik Polisi Tewas Ditabrak Truk Saat Hendak Amankan Natal dan Tahun Baru

Dengan perayaan secara virtual, Pdt Samuel berharap bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di kalangan gereja, atau menutup adanya klaster baru dari gereja.

“Kita juga menggelar melalui virtual dirumah masing-masing. Begitupun untuk usia lansia yang termaksud rawan maka tetap bisa terlayani ibadahnya dengan baik melalui virtual,” kata Pdt Samuel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X