Ini Kriteria Warga Kalbar yang Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Corona

Kompas.com - 22/11/2020, 16:56 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan. SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengatakan, dalam waktu dekat, pemerintah akan segera melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Sasarannya adalah masyarakat berusia 18 - 59 tahun yang memiliki tubuh sehat dan tidak memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

“Dalam waktu dekat, pemerintah segera melaksanakan vaksinasi Covid-19. Namun karena pasokan tidak akan tersedia dalam mencukupi untuk imunisasi semua orang, maka pelaksanaan vaksin akan dilakukan secara bertahap,” kata Harisson kepada wartawan, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Gaya Kahiyang yang Tampil Sederhana Saat Temani Bobby di Debat Kedua

Pada tahap pertama ini, pemberian vaksi diprioritaskan kepada tenaga medis, tenaga kesehatan lain, pemberi pelayanan publik, TNI, Polri dan aparat hukum lain.

Harisson menjelaskan, vaksin adalah salah satu upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Vaksin ini bertujuan menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

“Di mana nanti akan mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menjaga produktifitas, serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi,” ujar Harisson.

Baca juga: Seorang Warga Kendari Temukan Mortir yang Masih Aktif

Menurut Harisson, fasilitas pelayanan kesehatan yang akan melaksanakan vaksin meliputi puskesmas, rumah sakit dan klinik pemerintah.

Kemudian, fasilitas kesehatan milik lembaga negara dan swasta, serta kantor kesehatan pelabuhan.

“Yang perlu disiapkan nanti adalah sumber daya manusia, rantai dingin atau cold chain vaccine, prasarana untuk mempertahankan mutu vaksin, serta pemantauan penanggulangan kejadian ikutan pasca imunisiasi (KIPI),” ucap Harisson.

Harisson juga telah meminta Dinas Kesehatan di kabupaten dan kota untuk melakukan pemetaan sasaran prioritas.

Kemudian, Dinkes menunjuk fasilitas kesehatan mana yang melaksanaan vaksinasi.

Selain itu, Dinas Kesehatan di daerah harus mengambil langkah yang diperlukan, agar vaksinasi Covid-19 tidak mengganggu vaksinasi rutin.

“Pemda juga harus menunjuk penanggung jawab vaksinasi untuk mempermudah koordinasi,” tutup Harisson.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X