Seputar Penertiban Poster Bergambar Rizieq Shihab, Tak Berizin hingga Alasan Keamanan

Kompas.com - 22/11/2020, 16:17 WIB
Baliho Habib Rizieq yang ada di Palembang diturunkan petugas gabungan, Jumat (20/11/2020). HANDOUTBaliho Habib Rizieq yang ada di Palembang diturunkan petugas gabungan, Jumat (20/11/2020).

KOMPAS.com - Petugas gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Jawa Tengah, menertibkan poster dan baliho bergambar Rizieq Shihab.

Menurut Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purowoto, petugas menyasar baliho yang tak berizin.

Selain di Semarang, operasi serupa juga dilakukan di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, selain menertibkan baliho yang tak berizin, juga menciptakan situasi aman dan kondusif.

Baca juga: Satpol PP Copot Baliho Rizieq Shihab yang Tak Berizin di Sumedang

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Tak hanya gambar Rizieq Shihab

Penertiban baliho bergambar Habib Rizieq di Semarang Utara ditertibkan, Sabtu (21/11/2020). KOMPAS.com/istimewa Penertiban baliho bergambar Habib Rizieq di Semarang Utara ditertibkan, Sabtu (21/11/2020).
Fajar menjelaskan, ak cuma baliho bergambar Rizieq Shihab yang ditertibkan.

Namun, seluruh baliho yang dinilai ilegal. Hal itu dilakukan untuk menciptakan Kota Semarang yang bersih, aman, dan tertib.

"Kita tidak berbicara individu, kita enggak nyasar ke sana (Rizieq Shihab), semua yang melanggar pasti kita ambil," jelasnya.

Baca juga: Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Kasatpol PP Semarang: Semua yang Tidak Berizin Kita Copot

2. Sesuai Perda No 4 Tahun 1999

Baliho Habib Rizieq yang ada di Palembang diturunkan petugas gabungan, Jumat (20/11/2020).HANDOUT Baliho Habib Rizieq yang ada di Palembang diturunkan petugas gabungan, Jumat (20/11/2020).

Fakar menambahkan, dalam operasi itu petugas gabungan menemukan tiga baliho berukuran sekitar 3x4 meter di tiga titik di Semarang Utara.

Baliho itu ada di Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Layur, dan Jalan Kakap. Menurut Fajar penertiban baliho tersebut dilakukan untuk menegakkan Perda Nomor 4 Tahun 1999 tentang Reklame.

"Semua baliho yang tidak berizin kita copot, mau seperti apa pun bentuknya pasti kita tertibkan," kata Fajar di Semarang, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Kakek Berusia 81 Tahun Lawan 3 Pencuri Sampai Lari Tunggang-Langgang

3. Ciptakan rasa aman

Baliho Habib Rizieq yang ada di Palembang diturunkan petugas gabungan, Jumat (20/11/2020).HANDOUT Baliho Habib Rizieq yang ada di Palembang diturunkan petugas gabungan, Jumat (20/11/2020).

Petugas gabungan menyisir sejumlah spanduk bergambar Rizieq di jalanan Kota Palembang.

Alhasil, pada Jumat (20/11/2020) malam petugas menemukannya di Jalan A Yani, Kelurahan Delapan Ulur Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Jalan Datuk M Akib, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I dan Jalan Syayakirti RT 035, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang.

"Untuk menciptakan situasi aman dan kondusif bagi warga Kota Palembang dengan melaksanakan penertiban baliho atau reklame Habib Muhammad Rizieq untuk menyikapi isu nasional," kata Anom, Sabtu.

Baca juga: Penurunan Baliho Oleh TNI, Dipertanyakan Urgensinya hingga Permintaan agar Tak Agresif

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X