Heboh Penemuan Kerangka Mayat Pensiunan Guru, Lurah: Warga Tak Cium Bau Aneh Selama Ini

Kompas.com - 22/11/2020, 12:52 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

KOMPAS.com - Warga Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, heboh dengan penemuan mayat seorang pensiunan guru berinisial W (61) pada Sabtu (21/11/2020).

Mayat itu ditemukan duduk di sebuah kursi kayu dalam kondisi kering tinggal tulang, namun tidak menimbulkan bau.

"Perkiraan saya sudah meninggal lima bulan. Anehnya warga sekitar termasuk PKL depan rumahnya mengaku tidak mencium bau aneh selama ini," kata Lurah Sumber Taman Yudo Pratomo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/11/2020).

Menurut Yudo, pensiunan guru berinisial W itu telah lama tak terlihat di lingkungan itu.

Perangkat rukun tetangga (RT) yang mendata penerima bantuan sosial pada Mei 2020, mengaku tak bisa menemui W yang merupakan salah satu penerima bantuan.

Baca juga: Bubarkan Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD, Kapolres: Saya Sudah Katakan Resepsi Tidak Boleh

Sementara itu, pihak keluarga menyebutkan, W tak bisa dihubungi sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020.

Rumah didobrak keluarga

Sebulan lalu, kerabat W datang berkunjung dan mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Melihat rumah dalam keadaan kosong, kerabatnya mencoba menghubungi W.

Tetapi, keluarga tak bisa menghubungi W. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.

Yudo mengatakan, kerabat W kembali datang pada Sabtu (21/11/2020). Lagi-lagi, mereka mendapati pintu rumah terkunci.

Pihak keluarga yang mulai curiga meminta izin kepada tetangga dan perangkat RT untuk mendobrak pintu rumah W.

 

Babinsa TNI dan warga kesulitan membuka pintu utama di lantai dasar. Mereka akhirnya memdobrak pintu di lantai dua.

Saat masuk ke dalam rumah, W ditemukan meninggal dalam posisi duduk di sebuah kursi kayu. Mayat itu berbalut daster yang sudah lapuk.

Terlihat debu tebal menutupi mayat tersebut. Kerabat dan warga tak menyentuh mayat itu.

Mereka memanggil polisi dan tim medis dari RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo.

Baca juga: Kerangka Mayat Pensiunan Guru Ditemukan Duduk di Kursi Kayu, Diduga Meninggal 5 Bulan Lalu

Menurut Yudo, jenazah W dibawa ke RSUD Mo saleh Probolinggo. Setelah itu, kerabat dan suami W datang ke rumah tersebut setelah mendapat kabar duka.

Mereka menyatakan mayat itu tak perlu diautopsi. Sehingga, jenazah W dimakamkan di tempat pemakaman umum Sumber Taman Indah.

Berdasarkan kejadian itu, Yudo meminta masyarakat lebih peduli dengan tetangga sekitar. Ia meminta masyarakat mencari tahu keberadaan tetangga yang telah lama tak terlihat.

(KOMPAS.com/Ahmad Faisol)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

Regional
Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Regional
Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Regional
PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

Regional
Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Regional
Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Regional
Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Regional
Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Regional
Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur 2.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur 2.000 Meter

Regional
Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di Jateng Ditargetkan Rampung Hari Ini

Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di Jateng Ditargetkan Rampung Hari Ini

Regional
Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Regional
Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Regional
Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X