Tiga Jam Menunggu, Petugas Pemakaman Tak Datang, Polisi Akhirnya Makamkan Jenazah Covid-19

Kompas.com - 21/11/2020, 22:41 WIB
Sejumlah anggota Polsek Sumurpanggang Polres Tegal Kota terlibat langsung memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Tegal karena petugas pemakaman tak datang, Sabtu (21/11/2020) (Istimewa) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSejumlah anggota Polsek Sumurpanggang Polres Tegal Kota terlibat langsung memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Tegal karena petugas pemakaman tak datang, Sabtu (21/11/2020) (Istimewa)

TEGAL, KOMPAS.com - Tiga anggota polisi di Kota Tegal terpaksa terlibat langsung dalam proses pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 di TPU Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Sabtu (21/11/2020).

Polisi dari Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota turut serta memakamkan jenazah, setelah sudah menunggu sekitar tiga jam petugas pemakaman tak kunjung datang.

Awalnya, mereka sedang bertugas untuk mengamankan lokasi sejak pukul 07.30 WIB.

"Iya benar, tadi ada pemakaman pasien terkonfirmasi Covid-19 di TPU Al Izzah Jalan M. Toha Kelurahan Kaligangsa, Margadana, yang terpaksa dilakukan anggota kami," kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Klaster Dukcapil, Terbesar di Kulon Progo Terus Bertambah, 49 Orang Positif Covid-19

Rita mengungkapkan, pemakaman terhadap jenazah pasien positif Covid-19 berinisial SR (65) warga Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana dilaksanakan dengan pedoman dan standar protokol Covid-19.

Awalnya, SR meninggal dunia pada hari Jumat (20/11/2020) sekitar pukul 20.36 WIB di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan dibawa ke Tegal menggunakan ambulans.

Bersama sopir ambulans, pemakaman akhirnya selesai sekitar pukul 09.30 WIB dengan pengawasan seorang pejabat Dinas Kesehatan, dan anggota keluarga pasien.

"Walaupun pemakaman ini resikonya sangat tinggi, demi kemanusiaan akhirnya Polri hadir membantu pemakaman tersebut," terangnya.

Baca juga: Cegah Covid-19, Warga Diimbau Tak Sumbang Nasi Bungkus untuk Pengungsi Merapi

Rita mengungkapkan, anggota yang terjun langsung dalam pemakaman adalah Bripka Listyawan Anggota Unit Intel, Brigadir Satria Pinandita dari anggota unit Lantas dan Bripda Ketut Rizky Putra anggota unit Lantas.

"Karena jenazah sudah lama berada di makam dan menunggu petugas hampir tiga jam. Untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan selanjutnya pemakaman diambil alih oleh anggota Polsek Sumurpanggang," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X