Pulang dari Padang, 74 Kontingen MTQ Kalbar Jalani "Swab Test" dan Karantina 3 Hari

Kompas.com - 21/11/2020, 20:02 WIB
Sebanyak 74 kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka kembali setelah mengikuti MTQ tingkat nasional yang digelar di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/11/2020) sore. 74 kontingen itu terdiri dari 43 orang peserta lomba serta 31 orang pelatih, pendamping dan official. ISTIMEWASebanyak 74 kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka kembali setelah mengikuti MTQ tingkat nasional yang digelar di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/11/2020) sore. 74 kontingen itu terdiri dari 43 orang peserta lomba serta 31 orang pelatih, pendamping dan official.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Sebanyak 74 kontingen Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ) tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar).

Mereka kembali setelah mengikuti MTQ tingkat nasional yang digelar di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/11/2020) sore,

74 kontingen itu terdiri dari 43 orang peserta lomba serta 31 orang pelatih, pendamping dan official.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, setelah tiba, mereka langsung diswab dan dikarantina selama 3 hari di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar.

“Malam ini, 74 orang akan diisolasi selama 3 hari di BPSDM Kalbar. Dan malam ini juga akan dilakukan swab test,” kata Harisson, kepada wartawan, Sabtu.

Baca juga: Walkot Pontianak Berencana Revisi Aturan Pesta Pernikahan, Tak Boleh Lagi Prasmanan

Harisson menerangkan, jika malam ini diambil sampel swab-nya, maka Minggu (22/11/2020) sudah akan diketahui hasilnya.

“Besok malam ada hasil. Kalau mereka negatif boleh pulang ke rumah masing-masing. Bila positif maka akan tetap diisolasi, dan diobati sampai sembuh,” terang Harisson.

Harisson menyebut, hingga Jumat (20/11/2020) malam, terdapat tambahan 34 kasus Covid-19 baru di Kalbar.

Dari 34 kasus baru itu, sebanyak 7 orang dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya 4 orang, Kabupaten Sintang 3 orang, Kota Singkawang 4 orang, Kabupaten Sambas 2 orang.

Baca juga: Walkot Pontianak Minta Warkop Jadi Pelopor Prokes, Bukan Tempat Penyebaran Covid-19

Kemudian, Kabupaten Sekadau 2 orang, Kabupaten Melawi 2 orang, Kabupaten Kayong Utara 2 orang, Kabupaten 4 orang, Kabupaten Mempawah 2 orang, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Bengkayang 1 orang.

“Ada juga 31 pasien yang dilaporkan sembuh,” ujar Harisson.

Dengan demikian, sejak pandemi, total kasus Covid-19 di Kalbar 2.221 orang.

Rinciannya, 1.597 orang atau 71,90 persen dinyatakan sembuh dan 22 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X