Satgas Covid-19 Abai Prokes, 25 Dokter Ancam Tak Terima Pasien Corona Baru

Kompas.com - 21/11/2020, 18:24 WIB
Ilustrasi dokter KOMPAS.COM/millionsjokerIlustrasi dokter

BANGGAI, KOMPAS.com - Puluhan dokter ahli dan dokter umum yang bertugas di RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, melakukan aksi protes.

Mereka menyurati Pelaksana Harian Bupati Banggai, dengan tembusan Ketua DPRD Banggai, Ketua Gugus Tugas Covid -19, Direktur RSUD Luwuk, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.

Isi dari surat tersebut menyatakan bahwa tidak bersedia merawat pasien Covid-19 terhitung sejak tertanggal surat, yakni Jumat 20 November 2020.

Baca juga: Kamar Isolasi Covid-19 di Banyumas Penuh, Banyak Pasien Mengantre di IGD

 

Sebanyak 25 dokter ahli dan dokter umum menandatangani surat tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Banggai, dr. Ita penanganan terhadap pasien Covid-19 tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

"Aksi ini berlaku malam ini. Kalau ada rujukan pasien Covid-19 kita belum menerima.  Sampai description-nya jelas dari Satgas Covid-19 Kabupaten. Masalahnya pasien banyak. Dan  yang meninggal itu tidak jelas siapa yang akan mengurusnya. Jadi kadang-kadang masyarakat itu mengambil sendiri mayatnya. Jadi tidak sesuai dengan prokes," kata dr. Ita, dihubungi KOMPAS.com, Jumat (20/11/2020).

Menurutnya, saat ini ruang isolasi untuk Covid-19 sudah penuh pasien. Ada 18 orang pasien,  dan masih ada yang mengantri.

"Satgas harusnya tanggap. Jangan masyarakat yang datang sendiri ke rumah sakit. Bikin tambah stress. Satgas tidak bekerja maksimal. Dulu sampai ngamuk dokter forensiknya," ujarnya.

Baca juga: Kepala Dinas dan 52 Orang Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Salatiga

Menyikapi masalah ini, Kadis Kesehatan Kabupaten Banggai, dr. Anang S Otoluwa mengatakan aspirasi para dokter sudah disampaikan pada rapat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dihadiri oleh Plh Bupati, Kapolres, yang mewakili Dandim, serta Asisten 2.

"Hasil rapat itu disepakati untuk  memberikan pengamanan di RS baik dari Kepolisian, TNI, maupun Pol PP mulai malam ini," kata dr. Anang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X