Petugas Salah Kirim Jenazah Pasien Covid-19, Ini Penjelasan RSUD Dr Moewardi Solo

Kompas.com - 20/11/2020, 21:41 WIB
RSUD Dr Moewardi di Jalan Kolonel Sutarto, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2020). Rumah sakit milik Pemprov Jateng itu menjadi lokasi pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIRSUD Dr Moewardi di Jalan Kolonel Sutarto, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2020). Rumah sakit milik Pemprov Jateng itu menjadi lokasi pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020.

SOLO, KOMPAS.com - Peristiwa salah kirim jenazah pasien positif Covid-19 ke daerah asalnya terjadi di RSUD Dr Moewardi Solo, Jawa Tengah pada Rabu (18/11/2020).

Petugas rumah sakit yang diberi tugas mengirim jenazah pasien Covid-19 asal Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, justru salah kirim ke Kabupaten Pati.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Direktur Utama RSUD Dr Moewardi Solo, Cahyono Hadi membenarkan peristiwa salah kirim jenazah pasien Covid-19 ke daerah asalnya itu.

"Iya, salah kirim," kata Cahyono, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: 2 Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Asimtomatik di Sleman Hampir Penuh

Dia menjelaskan ada dua pasien positif Covid-19 meninggal di rumah sakit. Masing-masing berasal dari Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Pati.

Pihak rumah sakit meminta petugas mengirimkan jenazah pasien Covid-19 asal Kecamatan Simo. Namun, petugas salah kirim ke Kabupaten Pati.

Sebab, jenazah pasien asal Kabupaten Pati belum diberangkatkan dari rumah sakit karena tidak ada keluarga yang mendampingi.

Baca juga: Positif Covid-19, Bupati Bogor Sempat Dirujuk ke RSPAD

Setelah mengetahui jenazah pasien asal Pati masih di rumah sakit, petugas akhirnya kembali lagi dan mengantar jenazah pasien itu ke Kecamatan Simo.

" Jenazah pasien asal Pati masih di rumah sakit belum diberangkatkan. Kemudian petugas kembali mengantar jenazah itu dari Pati ke Simo," terang dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X