Dua Pria Mabuk Miras Serang Polisi dengan Parang di Papua

Kompas.com - 20/11/2020, 21:23 WIB
Dua pelaku penyerangan terhadap polisi yang ditangkap. (ANTARA/HO/Ardhy Humas Polres Tolikara) Dua pelaku penyerangan terhadap polisi yang ditangkap.

KOMPAS.com - Dua orang warga diamankan Kepolisian Resor (Polres) Tolikara, Provinsi Papua, setelah menyerang petugas polisi dengan parang.

Kapolres Tolikara AKBP Y Takamully mengatakan, dua pelaku penyerangan terhadap polisi itu belum diketahui identitasnya, sebab masih terpengaruh minuman keras.

"Kepolisian akan menunggu sampai keduanya sadar dari pengaruh minuman keras baru dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Takamully, seperti dilansir dari Antara, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Granat Diduga Masih Aktif Ditemukan Pekerja Jembatan di Papua

Tidak ada petugas polisi yang terluka atau cedera dalam kejadian tersebut. Petugas dapat menghindari serangan.

"Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua parang panjang, dua sepeda motor yang diyakini digunakan oleh pelaku untuk membeli minuman keras di Wamena (Kabupaten Jayawijaya)," kata dia.

Kasus penyerangan terhadap polisi ini bermula ketika personel kepolisian yang melaksanakan pengamanan di Kediaman Bupati Tolikara, menegur seorang pria yang membuat onar akibat pengaruh minuman keras.

Tak terima disuruh pulang ke rumah, pelaku mencabut sebilah parang yang diletakkan di pinggang kanan dan mencoba menyerang salah satu anggota kepolisian.

Baca juga: Suami Temukan Nikmatur Rohmah Tewas Bersimbah Darah di Rumah, Diduga Dibunuh

Satu anggota kepolisian lainnya yang saat itu melintas di lokasi kejadian, langsung membantu rekannya untuk menangkap pria mabuk yang memegang parang tersebut.

Saat kedua polisi ini sudah mengamankan yang bersangkutan, datang seorang lainnya yang tidak terima rekannya ditangkap polisi.

"Saat sedang diamankan polisi, datang seorang yang juga mabuk membantu temannya untuk tidak ditangkap dan mengejar anggota dengan parang. Bripda Reynaldo kemudian mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sehingga kedua tersangka melarikan diri," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Regional
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X