Gara-gara Foto Bobby-Aulia Lebih Terang dari Akhyar-Salman di Surat Suara, Pihak Akhyar Ancam Bawa ke Proses Hukum

Kompas.com - 20/11/2020, 16:15 WIB
Seorang petugas sortir surat suara menunjukkan foto paslon wali kota dan wakil wali kota Medan nomor urut satu AMAN terlihat lebih gelap di banding foto paslon nomor urut dua, Kamis, (19/11/2020) HandoutSeorang petugas sortir surat suara menunjukkan foto paslon wali kota dan wakil wali kota Medan nomor urut satu AMAN terlihat lebih gelap di banding foto paslon nomor urut dua, Kamis, (19/11/2020)

KOMPAS.com- Gara-gara foto terlihat lebih gelap dari foto lawan di surat suara, pihak pasangan calon nomor urut satu di Pilkada Medan Akhyar-Salman menyampaikan protes.

Mereka merasa tidak terima lantaran foto rivalnya di Pilkada, Bobby-Aulia lebih cerah.

Bahkan kubu Akhyar mengancam akan membawa kasus ini ke proses hukum jika protes tersebut tak ditindaklanjuti.

Baca juga: Perjalanan Kerabat Luhut Dicopot dari Gerindra, Merasa Ditelikung dan Dukung Rival Bobby di Pilkada Medan

Berawal tinjau sortir lipat surat suara

Ilustrasi PilkadaKOMPAS.COM/PRIYOMBODO Ilustrasi Pilkada
Temuan itu diketahui ketika Tim Pemenangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (AMAN) meninjau sortir lipat surat suara di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan.

Saat itu, ketua tim pemenangan AMAN, Ibrahim melihat foto paslon yang diusungnya menghitam.

Menurut Ibrahim, foto seperti itu ditemukan hampir di seluruh surat suara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia meminta surat bergambar gelap segera diganti dan dimusnahkan.

Jika hal tersebut tak dipenuhi, pihak Akhyar akan melayangkan tuntutan.

"Kalau tidak diubah sama KPU dan pemborong, kita akan tuntut, kita lanjut ke proses hukum dan jangan dibayar," kata Ibrahim.

Baca juga: Kubu Akhyar-Salman Protes, Foto di Surat Suara Lebih Gelap dari Bobby-Aulia

 

Ilustrasi pilkadaKOMPAS/TOTO SIHONO Ilustrasi pilkada
Minta KPU sikapi dengan bijaksana

Pihak Akhyar yang memprotes foto tersebut meminta agar KPU menyikapi persoalan dengan bijaksana.

"Ada iktikad KPU untuk mengubah dan menyortir, kami anggap positif. Kita minta KPU arif dan bijaksana menyikapi, ini jelas merugikan lah," kata dia.

Ibrahim tak ingin, peristiwa ini seolah memunculkan persepsi lain terhadap Pilkada Medan.

"Biasanya paslon awak itu ganteng. Namanya pemimpin dan ustaz, itu kan wajahnya bercahaya. Cuma saat ini, janganlah ada indikasi yang lain-lain," kata Ibrahim.

"Kami protes, gambar yang wajahnya cerah jadi gelap. kita tidak terima, kita minta pemborong mencetak ulang, ganti. Jangan terkesan ada hitam atau putih," lanjut dia.

Baca juga: Cerita Pemancing Temukan Mayat Dicabik-cabik Kerumunan Biawak: Ada Pakaiannya, Ternyata Manusia

Tak akan digunakan

Sebanyak 125 orang petugas melakukan sortir dan lipat 1.643.175 lembar surat suara plus 2.000 lembar untuk persiapan jika terjadi pemungutan suara ulang untuk Pilkada Kota Medan pada 9 Desember mendatang di Gedung Andromeda eks Bandara Internasional Polonia Medan (Lanud Soewondo) dimulai hari ini hingga 21 November 2020.KOMPAS.COM/DEWANTORO Sebanyak 125 orang petugas melakukan sortir dan lipat 1.643.175 lembar surat suara plus 2.000 lembar untuk persiapan jika terjadi pemungutan suara ulang untuk Pilkada Kota Medan pada 9 Desember mendatang di Gedung Andromeda eks Bandara Internasional Polonia Medan (Lanud Soewondo) dimulai hari ini hingga 21 November 2020.
Surat suara yang rusak tersebut dipastikan tak akan digunakan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua KPU Medan Agussyah R Damanik.

Saat ini, kata dia, KPU memang tengah melakukan proses sortir surat suara untuk mengetahui mana yang cacat atau rusak.

"Ini kita sortir, nanti kita minta ganti surat suara yang bagus dari penyedia. Kita pastikan tidak akan digunakan di TPS, dari 1.643.175 surat suara, hasil sortir sementara masih puluhan lembar. 21 November nanti baru bisa diketahui berapa total yang rusak," kata Agussyah.

Baca juga: Kisah Taher, Pukuli Kepala Buaya yang Gigit Kakinya dengan Tongkat Kayu hingga Selamat

 

Petugas mensortir dan melipat 1,6 juta lembar surat suara dan 2.000 lembar tambahan surat suara untuk Pilkada Kota Medan pada 9 Desember mendatang di Gedung Andromeda eks Bandara Internasional Polonia Medan (Lanud Soewondo) dimulai hari ini hingga 21 November.KOMPAS.COM/DEWANTORO Petugas mensortir dan melipat 1,6 juta lembar surat suara dan 2.000 lembar tambahan surat suara untuk Pilkada Kota Medan pada 9 Desember mendatang di Gedung Andromeda eks Bandara Internasional Polonia Medan (Lanud Soewondo) dimulai hari ini hingga 21 November.
Terkait persoalan desain foto

Persoalan tingkat kecerahan di foto pasangan calon pada surat suara tersebut disebut bermula dari masalah desain.

Kubu Akhyar sejak awal memang menyetujui desain natural. Sementara pasangan calon nomor urut dua memang menyodorkan desain yang mencolok.

Komisioner KPU Medan Divisi Teknis M Rinaldi Khair mengatakan, pihak Akhyar telah tiga kali menyerahkan desain.

"Sudah kita ingatkan di 1 atau 2 Oktober, mereka ganti. Kemudian sekitar 7 Oktober, saya tanyakan lagi apakah foto sudah pasti dan mereka jawab ada perubahan desain lagi," kata dia.

"Mereka sudah tiga kali menyerahkan desain dan dua kali mengganti desain. Desain yang terakhir itu yang mereka yakini. Mereka juga sudah akui bahwa hasil desain natural akan jomplang ketika disatukan dengan desain mencolok," lanjut Rinaldi.

Ia memastikan pihak percetakan pun siap mengganti.

"Tidak semuanya gelap, yang rusak, tidak bagus atau terlalu buram semuanya diganti. Percetakan siap mengganti, rencananya Sabtu setelah penyortiran surat suara selesai dikerjakan," papar dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Medan, Mei Leandha | Editor : Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X