Jumlah Pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri Positif Covid-19 Membeludak, Total 80 orang

Kompas.com - 20/11/2020, 07:32 WIB
PASAR SIDOHARJO—Inilah lokasi pasar Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri yang sempat ditutup setelah 7 pedagang di pasar itu terpapar corona. Hingga kini jumlah pedagang Pasar Sidoharjo yang terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 80 orang. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIPASAR SIDOHARJO—Inilah lokasi pasar Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri yang sempat ditutup setelah 7 pedagang di pasar itu terpapar corona. Hingga kini jumlah pedagang Pasar Sidoharjo yang terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 80 orang.

WONOGIRI, KOMPAS.com - Jumlah pedagang Pasar Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang terinfeksi corona membeludak hingga mencapai 80 orang.

Sepekan lalu jumlah pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 baru tujuh orang.

Camat Sidoharjo Sarosa membenarkan membeludaknya jumlah pedagang Pasar Sidoarjo yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Setelah dilakukan uji swab 908 pedagang, hasilnya sementara turun total 80 orang yang positif Covid-19,” ujar Sarosa saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/11/2020)

Sarosa mengatakan awalnya kasus pertama ditemukan pada seorang pedagang yang terpapar corona setelah menjalani perjalanan dari luar daerah. Dari satu pedagang itu kemudian berkembang bertambah enam pedagang yang tertular.

Baca juga: Kepsek di Wonogiri Positif Covid-19, Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Tetap Berjalan

Dari jumlah itu kemudian dilakukan swab test bagi 908 pedagang yang berjualan di Pasar Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.

Hasil uji swab test turun secara bertahap, yakni pertama 12 orang, lalu ditambah 45 orang dan kemarin tambah 16 orang.

“Jadi totalnya sementara 80 orang,” ungkap Sarosa.

Hanya saja, kemungkinan jumlah itu akan bertambah lantaran hasil swab test tahap terakhir muncul pada Jumat (20/11/2020).

Sarosa menambahkan, pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak hanya tinggal di Sidoharjo.

Beberapa pedagang juga tinggal di wilayah lain, seperti Ngadirojo, Jatisrono, dan Girimarto.

Baca juga: Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Meski menimbulkan klaster, semua pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kondisi tanpa gejala. Dengan demikian, semuanya dilakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Jaga ketat

Aktivitas jual beli di Pasar Sidoarjo, Kabupaten Wonogiri, tetap dibuka meski 80 pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski demikian, setiap pintu masuk pasar dijaga ketat petugas gabungan dari pemerintah, kepolisian, dan TNI.

“Untuk kegiatan pasar dilakukan penjagaan ketat dari unsur polsek, koramil, pasar, puskesmas, kecamatan, dan dinas perhubungan. Petugas ditempatkan di pintu masuk pasar dengan membawa thermogun dan handsanitizer,” kata Sarosa.

Bagi para pengunjung atau pedagang yang tidak pakai masker disuruh kembali dan tidak boleh masuk pasar.

Sarosa mengatakan, penjagaan ketat diberlakukan selama sepuluh hari hingga pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 selesai menjalani isolasi mandiri.

Untuk kontak erat puluhan pedagang yang baru terpapar corona, Sarosa menyebut sekitar 150 orang.

Ratusan kontak erat sudah dilakukan swab test kemarin pagi.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak tujuh pedagang di Pasar Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pemkab Wonogiri menutup pasar tersebut untuk sementara.

Selain itu, Pemkab Wonogiri akan melakukan swab test terhadap sekitar 500 pedagang yang berjualan di Pasar Sidoharjo mulai Senin (9/11/2020).

"Bagi pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 diharuskan isolasi mandiri. Sementara yang negatif, diperbolehkan berjualan kembali mulai Jumat (13/11/2020)," kata pelaksana tugas Bupati Wonogiri, Edi Santosa, saat dikonfirmasi, Sabtu (7/11/2020) siang.

Selama penutupan, tim dari dinas kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan menyemprot seluruh area pasar dengan cairan disinfektan.

Edi mengatakan, terdapat 10 kasus positif Covid-19 dari klaster Pasar Sidoharjo hingga Sabtu (7/11/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Regional
Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Regional
Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Regional
Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Regional
Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X