Tracing Klaster Perkantoran Terbesar di Kulon Progo Dilakukan hingga ke 3 Kota

Kompas.com - 19/11/2020, 20:15 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KULON PROGO, KOMPAS.com -Tracing kontak erat dan penyelidikan epidemiologi terhadap klaster perkantoran dari kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Dukcapil) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sampai luar kota. Pasalnya, beberapa pegawai domisili dari luar kota.

Tracing dilakukan ke tiga kota, Sleman dan Bantul di DIY dan Purworejo di Jawa Tengah.

“Empat pegawai dari luar kota, (yakni) satu Sleman, dua Bantul dan satu Purworejo,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati di komplek Pemkab Kulon Progo, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Muncul Klaster Dukcapil, Terbesar di Kulon Progo, 130 Orang Jalani Tes Swab

Tracing luar kota akan dilakukan oleh Gugus Tugas kota atau kabupaten di mana penderita berdomisili.

“(Mengirim) notifikasi atau kami menginformasikan (kasus positif) ke dinas kesehatan di tiga kota itu untuk ditindaklanjuti,” kata Baning.

Kasus positif klaster Dukcapil sendiri terus bertambah. Sebelumnya, Gugus Tugas Kulon Progo mengungkap terdapat 27 kasus positif Covid-19 dari klaster ini.

Kini, total Covid-19 menembus 39 kasus positif. Sebanyak 30 dari 39 kasus merupakan pegawai Dukcapil. Sembilan kasus berikutnya dari kantor berbeda hingga keluarga. Termasuk di antaranya penyiar radio juga kena.

Penderita yang berdomisili Kulon Progo sebanyak 35 kasus. Empat kasus berasal dari luar kota.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Kesulitan Tracing Kontak Satu Keluarga Positif Covid-19 di Danurejan

Ratusan sampel swab dikumpulkan. Tracing terhadap kontak erat masih terus dilakukan sampai sekarang.

Sebanyak 200 sampel swab masih menunggu diperiksa. Keterbatasan kapasitas PCR laboratorium hanya mampu menguji 80 sampel per hari.

“Hasil swab yang keluar sekarang saja yang hari Senin,” kata Baning.

Kasus Covid-19 telah mencapai 329 kasus positif sepanjang pandemi. Sebanyak 213 kasus telah sembuh, 107 masih menjalani isolasi dan rawat di rumah sakit rujukan Covid-19. Sebanyak sembilan kasus berakhir kematian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X